Breaking News:

Berita Kekerasan

Bocah 13 Tahun Dikubur Hidup-hidup, Pelaku Ngaku Dendam pada Orang Tua Korban

Kekerasan yang dialami kakak adik ini terkuak setelah AL sang adik ditemani oleh salah satu keluarganya melapor ke Polres Kuansing pada 31 Mei lalu.

Editor: Ventrico Nonutu
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi kekerasan pada anak 

TRIBUNMANDO.CO.ID - Kisah pilu kakak beradik di Kuansing, Riau.

Keduanya mengalami kekerasan saat diasuh oleh bibi mereka.

Kakak adik ML (13) dan AL (11) tersebut terus menerus mendapat siksaan dari sang bibi.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5.3 SR Kamis (10/06/21), BMKG Imbau Warga Waspada, Ini Lokasi Pusat Gempa

Baca juga: ISI Paket yang Dibagikan Keluarga Cendana untuk Mengenang 100 Tahun Kelahiran Soeharto Jadi Sorotan

Bahkan sang kakak ML ditemukan tewas setelah mengalami penyiksaan.

Sang kakak pun dikubur hidup-hidup oleh DL dan suaminya BNZ.

Kekerasan yang dialami kakak adik ini terkuak setelah AL sang adik ditemani oleh salah satu keluarganya melapor ke Polres Kuansing pada 31 Mei lalu.

Dalam keterangannya ke pihak kepolisian, adik korban mengatakan korban sering mendapatkan kekerasan dari bibi atau tantenya bersama sang suami.

Karena kekerasan tersebut, kakaknya meninggal dunia dan dikubur dengan dibungkus karung di belakang pondok di kebun karet.

"Dan saat dikubur kondisi kakaknya dalam keadaan masih hidup," kata Kapolres Kuansing AKBP Henky Pierwanto SIK, MM dalam keterangannya seperti dikutip dari Tribun Pekanbaru Terkuak Motif Suami Istri di Kuansing Riau Siksa Bocah 13 Tahun hingga Tewas, Dikubur Saat Hidup.

Meninggalnya korban diperkirakan akhir Desember 2019 lalu.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved