Breaking News:

Pedagang di Kepulauan Sitaro Terima Vaksin Covid-19

Selang dua hari ini, Dinkes Sitaro mengadakan vaksinasi di kompleks Pasar Ondong Kecamatan Siau Barat

Penulis: Octavian Hermanses
Editor: Charles Komaling
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Kegiatan vaksinasi yang digelar Dinkes Sitaro bagi para pedagang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Pelaksanaan vaksinasi untuk penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Setelah menyasar tenaga kesehatan (nakes), Aparatur Sipil Negara (ASN), pekerja publik, pelaku usaha serta Guru dan Tenaga Pendidik, kali ini vaksinasi menyasar kalangan pedagang.

Selang dua hari ini, Dinkes Sitaro mengadakan vaksinasi di kompleks Pasar Ondong Kecamatan Siau Barat (Sibar). Asisten I Sekda Herry Lano yang memantau langsung jalannya vaksinasi mengatakan, kegiatan itu tak hanya diperuntukan bagi pedagang yang beraktivitas di area pasar, namun secara menyeluruh, termasuk para pedagang atau pengusaha pertokoan di seluruh Sitaro.

"Jadi bukan cuma di pasar tetap semua pedagang yang melayani masyarakat," kata Lano, Rabu (9/6/2021).

Untuk mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi ini, pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika melakukan publikasi agar penyebaran informasi tentang program vaksinasi, khususnya bagi kalangan pedagang bisa tersampaikan hingga ke wilayah pelosok.

"Pedagang ini kan berhubungan langsung dengan masyarakat, maka mereka perlu untuk divaksin. Dengan begitu kita harapkan agar mata rantai penyebaran virus korona ini bisa diputuskan," ungkap Lano.

Sementara itu, Kepala Dinkes Sitaro Semuel Raule menjelaskan, selain pedagang, vaksinasi ini juga diperuntukan bagi pekerja layanan publik yang belum sempat menerima vaksin beberapa waktu lalu. Untuk kebutuhan ini, Dinkes Sitaro menyiapkan 6.500 dosis vaksin, yang terdiri dari 3.000 dosis vaksin Astrazeneca dan 3.500 vaksin Sinovac.

"Untuk kali ini, sasaran yang akan mendapat vaksinasi yaitu pedagang dan pelayan publik yang belum sempat divaksin. Diperkirakan, jumlahnya mencapai 1.500 orang," terang Raule.

Sesuai rencana, kegiatan yang menjadi program pemerintah dalam mengendalikan Covid-19 itu akan dilangsungkan selama empat hingga lima hari ke depan. "Dua hari ini kita laksanakan di Pasar Ondong dan dua hari berikut di Pasar Ulu Siau. Sementara untuk pedagang-pedagang di wilayah kepulauan lainnya akan kita sebarkan melalui setiap puskesmas yang ada," ujar Raule sembari menyebut pelaksanaan awal vaksinasi bagi pedagang menggunakan vaksin jenis Astrazeneca.

"Karena vaksin ini lebih cepat kedaluwarsa, maka kita dahulukan jenis ini untuk menjaga kondisi dari vaksin astrazeneca," kuncinya. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved