Berita Sitaro
Sosok Almarhum Prada Junifer Kahosadi di Hadapan Pimpinan dan Rekan TNI AD di Yonif 715
Peristiwa kematian almarhum Prajurit Dua (Prada) Junifer Kahosadi tak hanya meninggalkan kesedihan mendalam bagi orang tua dan keluarga
Penulis: Octavian Hermanses | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa kematian almarhum Prajurit Dua (Prada) Junifer Kahosadi tak hanya meninggalkan kesedihan mendalam bagi orang tua dan keluarga.
Rasa duka juga dialami jajaran pimpinan dan anggota TNI AD Yonif 715/Motuliato, khususnya teman seangkatan atau leting dari almarhum.
Hal ini tergambar dari prosesi pemakaman Prada Junfier Kahosadi, pada Selasa (08/05/2021).
Di mana saat membacakan Apel Persada, Wakil Komandan Yonif 715/Mtl, Mayor Inf Rudi Kurniawan yang bertindak sebagai Inspektur Upacara nampak menahan kesedihan amat mendalam.
Bola matanya terlihat berkaca-kaca ketika membaca kalimat demi kalimat dalam apel persada.
Baca juga: Amankan Puluhan Pelanggar Prokes, Polsek Wanea dan Malalayang Berikan Teguran Lisan
Sementara itu, Komandan Platon Bantuan Kompi Senapa A Yonif 715/Mtl, Letda Inf Marthines yang merupakan atasan langsung almarhum Prada Junifer Kahosadi mengaku kehilangan salah satu prajurit terbaiknya.
"Kami merasa kehilangan yang mendalam atas kepergian almarhum," kata Marthines.
"Tidak ada yang menonjol dari almarhum, baik itu prestasi atau pelanggaran. Tapi dia orang baik," timpalnya sembari menyebut, dalam prosesi pemakaman tersebut, pihak Yonif 715/Mtl mengutus lima orang perwakilan, masing-masing dirinya bersama Wakil Komandan Yonif 715/Mtl Mayor Inf Rudi Kurniawan serta tiga prajurit lainnya.
Terpisah, Prada Reynold Lerah, leting dari almarhum menyatakan kesedihannya atas kematian Prada Junifer Kahosadi.
Selain menjadi rekan seangkatan di TNI AD, khususnya tempat tugas di Yonif 715/Mtl, ia dan almarhum sama-sama berasal dari Siau Kabupaten Sitaro.
"Sudah seperti saudara sendiri, apalagi kita sama-sama dari Siau," ungkap Lerah.
Baginya, almarhum merupakan orang yang baik dan disiplin dalam menjalankan ibadah. Bahkan, sambung Lerah, almarhum dikenal sebagai sosok yang akrab dengan masyarakat sekitar tempat tinggal mereka.
"Makanya almarhum banyak dikenal oleh warga disana. Dia juga rajin ibadah," kunci Lerah.
Untuk diketahui, almarhum Prada Junifer Kahosadi meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas pada Sabtu, 5 Juni 2021 malam sekira pukul 23.00 Wita di kompleks Blok Plan Kantor Bupati Gorontalo Utara. (HER)
Tentang Sitaro