Kabar Israel
Hacker Indonesia Beraksi, Ratusan Nomor WA Warga Israel Diretas, Jaringan CCTV Dibobol
Sebanyak ratusan nomor WhatsApp yang diduga milik orang Israel berhasil di diretas dan dibocorkan oleh hacker Indonesia.
TRIBUNMANADO.CO.ID- Tindakan yang dilakukan tentara Israel terhadap Palestina sudah dianggap keterlaluan.
Hal tersebut membuat para hacker Indonesia turun tangan membantu.
Mereka meretas nomor Wahatsapp orang Israel.
Sebanyak ratusan nomor WhatsApp yang diduga milik orang Israel berhasil di diretas dan dibocorkan oleh hacker Indonesia.
Baca juga: Bocah 16 Tahun Bobol Database Kejaksaan Agung dan Dijual ke Forum Hacker

Ratusan Nomor WhatsApp Orang Israel Dibocorkan oleh Hacker Indonesia.(voa)
Kelompok hacker asal Indonesia itu mengatasnakaman dirinya Ganosec Team atau Garuda Anon Security.
Kabar kebehasilan hacker Indonesia meretas dan membocorkan ratusan nomor WhatsApp milik orang Israel disampaikan melalui akun Facebook.
Dalam unggahan pada Minggu (23/5/2021) malam sebagaimana diwartakan Tribunnews,
Ganosec Team menyebut sudah meretas dan membocorkan 300 nomor WhatsApp orang Israel.
Baca juga: Ini Kronologi Penangkapan Hacker SMA yang Retas Database Kejaksaan Agung, Kejagung Maafkan Pelaku
“300 nomor WhatsApp Israel dibocorkan oleh Ganosec Team atau Garuda Anon Security,” tulisnya.
Mereka menyebut, anggota kelompok tersebut terdiri dari Mr.Fotolio/Tn Fotolia, Gh05t666include, XccZero, dan 4ngg4 p3l0r.
Kemudian Mr.Brown, EkaSec166, RahmanSenpai, Ahmad, SuapNasi01, Lutfi Fakee, RidhoSenpai, dan AgunsenPai.
Dalam meretas tersebut, Ganosec Team juga dibantu oleh Hacker yang mengatas namakan Padang BlackHat dan DragonForce Malaysia.
Baca juga: Ini Kronologi Penangkapan Hacker SMA yang Retas Database Kejaksaan Agung, Kejagung Maafkan Pelaku
Kelompok hacker DragonForce Malaysia rupanya diam-diam juga telah meretas berbagai jaringan CCTV milik Israel.
Itu termasuk CCTV di lingkungan tempat tinggal dan lembaga pemerintah Israel.
Kabar keberhasilan hacker DragonForce Malaysia itu diungkapkan mereka dalam akun Facebook-nya.
Mereka juga mengunggah foto-foto apa yang tampak seperti warga Israel ketika berada di rumah mereka.
“Halo, Israhell. Lebih dari 5.000 CCTV diretas termasuk gedung-gedung pemerintah dan sangat rahasia.
Kami lebih dekat dari yang Anda pikirkan. Gambar membahayakan CCTV dan SCADA, " tulisnya.
DragonForce Malaysia, yang menggambarkan diri mereka sebagai 'formasi untuk perang dan pertempuran rakyat Malaysia',
melakukan peretasan di bawah OpsBedil.
Yang secara kasar diterjemahkan menjadi Operasi Senapan, seiring dengan situasi konflik Israel-Palestina.
Artikel ini telah tayang di intisari.Grid.ID dengan judul Hacker Indonesia dan Malaysia Bersatu Lawan Israel, Bocorkan 300 Nomor Whatsapp Orang Israel dan Retas 5000 CCTV Israel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/hacker.jpg)