Breaking News:

Berita Bitung

Jelang Latihan Bersama Garuda Shield-15/2021, Kodam XIII Merdeka Tinjau Lokasi Ini

Jelang pelaksanaan Latihan Bersama Garuda Shield-15/2021 US Army dan TNI AD, di wilayah Kodam XIII Merdeka telah dilakukan survey sejumlah lokasi

Dokumen Kodam XIII Merdeka
Kodam XIII Merdeka melakukan survey sejumlah lokasi di Sulawesi Utara beberapa hari lalu. Ini dilakukan jelang pelaksanaan Latihan Bersama (Latma) Garuda Shield-15/2021. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jelang pelaksanaan Latihan Bersama (Latma) Garuda Shield-15/2021 US Army dan TNI AD di wilayah Kodam XIII Merdeka, telah dilakukan survei sejumlah lokasi.

Team Pre Deployment Site Survey (PDSS) atau tinjang medan menyambangi lapangan tembak Rindam XIII Merdeka di Kelurahan Airmadidi Atas Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat - Sabtu (4-5/6/2021) pekan lalu.

Lalu melakukan rapat persiapan dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bitung.

Mereka juga terlihat mengecek dermaga Landing craft tank (LCT) di Pelabuhan Samudera Bitung dan Dodik Rindam XIII Merdeka di Kota Bitung

PDSS bersama jajaran Mabes AD, Kodam XIII Merdeka dan Korem 131 Santiago juga mendatangi lokasi Latma Garuda Shield-15/2021 US Army dan TNI AD di Pantai Makalisung Kabupaten Minut.

Pelaksanaan Latma Garuda Shield-15/2021 melibatkan US Army dan TNI AD di wilayah Indonesia.

Dua di antara di Kalimantan. Satu di Desa Makalisung, Kecamatan Kema, Kabupaten Minut, Sulawesi Utara.

Baca juga: ASN Minsel Tersenyum, Rp 16 Miliar Gaji ke-13 Mulai Disalurkan

Mereka telah melakukan survei di Bandara Internasional Samratulangi Manado pada Jumat - Sabtu 4-5 Juni 2021.

Rombongan mengecek di dermaga LCT Pelabuhan Samudera Bitung.

Kodam XIII Merdeka lakukan survey sejumlah lokasi di Sulut
Kodam XIII Merdeka melakukan survey di sejumlah lokasi di Sulawesi Utara jelang pelaksanaan Latihan Bersama (Latma) Garuda Shield-15/2021.

Sebelum dipilih Desa Makalisung tempat Latma Garuda Shield-15/2021, awalnya dipilih Pantai Firdaus di Kema karena sejarahnya sebagai tempat pendaratan zaman dulu.

Namun karena sudah banyak pemukiman warga, sehingga dipindahkan ke Desa Makalisung yang masih sepi dari pemukiman.

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved