Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolmong

Arab Saudi Belum Beri Kepastian, 48 Calon Jemaah Haji Bolmong Batal ke Tanah Suci 

48 Calon jamaah haji asal Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Sulawesi Utara, harus menguburkan mimpinya ke Tanah Suci tahun ini

Tayang:
Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Muhtar G Bonde 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - 48 Calon jamaah haji asal Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Sulawesi Utara, harus menguburkan mimpinya ke Tanah Suci tahun ini. 

Hal ini setelah Pemerintah Indonesia memilih untuk tidak mengirim jamaah haji ke Tanah Suci. 

Menurut Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Bolmong Muhtar G Bonde, jika kebijakan pemerintah Indonesia ini bukan tanpa alasan.

Pasalnya, hingga saat ini Pemerintah Arab Saudi, belum memutuskan negara mana saja yang bisa masuk ke negara mereka. 

Berdasarkan hal inilah, pemerintah Indonesia bergerak cepat untuk memutuskan tidak mengirim Jamaah Haji ke Mekkah.

Baca juga: Polimdo Gelar PKM di Kabupaten Mitra, Ajarkan Cara Pengolaan Limbah Plastik hingga Beri Bantuan

"Ada beberapa alasan, dan hal ini tidaklah sederhana," kata Bonde ketika ditemui Tribun Manado, Senin (7/6/2021) di kantornya. 

Bonde menuturkan jika seharusnya sebelum pemberangkatan jamaah haji, Pemerintah Arab Saudi sudah melakukan MoU dengan negara-negara yang mengirim jemaah haji. 

Dan MoU ini harusnya dilaksanakan sebelum bulan puasa. 

"Karena MoU inilah yang menentukan kuota dari suatu negara," kata dia. 

Indonesia setiap tahunnya mendapatkan kuota haji yakni 210.000 calon jamaah. 

Nah, persoalannya kalau MoU tersebut baru akan dilakukan sekarang.

Kemudian waktu yang tersisa saat ini tinggal 10 hari, maka tidak akan cukup waktu tersebut.

"Untuk buatkan visa bagi 210 ribu jemaah haji dengan waktu yang tersisa 10 hari, maka saya rasa ini tidak akan sempat," ungkapnya. 

Alasan selanjutnya, menurut Bonde adalah di Indonesia ada sekitar 500 penerbangan. 

Karena Indonesia tak memiliki pesawat untuk penerbangan, maka harus memakai pesawat dari Amerika Serikat dan sekitarnya. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved