Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Internasional

7 Anak Ini Lahir di Bawah Tanah, Ibunya Dirudapaksa Sang Ayah Dan Dikurung Selama 24 Tahun

Pria jahat berusia 73 tahun itu telah mengaku melakuan inses, rudapaksa, dan menahan Elisabeth dan tiga anak mereka di gudang bawah tanah.

Editor: Alpen Martinus
All That Is Interesting
Elisabeth Fritzl 

Elisabeth memohon pada ayahnya untuk mendapatkan bantuan bagi putrinya

yang sakit selama berhari-hari sebelum akhirnya Josef menyetujui untuk membiarkan pergi ke rumah sakit.

Saat itulah saat pembebasannya dari ruang bawah tanah kedap suara untuk pergi ke rumah sakit, hingga akhirnya keluarganya dapat diselamatkan.

Kerstin dan saudara laki-lakinya, Stefan, 18, dan Felix, 5, telah menghabiskan seluruh hidup mereka terkunci di ruang bawah tanah.

Televisi menjadi satu-satunya jendela mereka ke dunia luar.

Tiga anak lain Josef Fritzl dari Elisabeth, yaitu Lisa, 16, Monika, 14, dan Alex, 12, tinggal bersama ayahnya dan nenek mereka, Rosemari, 68, di rumah di atas.

Josef Fritzl meyakinkan pihak berwenang bahwa Elisabeth telah bergabung dengan aliran sesat dan meninggalkan anak-anaknya di depan pintu rumahnya.

Anak ketujuh meninggal beberapa hari setelah lahir.

Josef Fritzl melemparkan mayat anak itu ke dalam tungku.

Dokter mengatakan Kerstin menderita gagal ginjal karena gangguan pada sistem kekebalannya,

suatu kondisi yang mungkin terkait dengan hidupnya yang kekurangan.

Berhubungan dengan efek inses, isolasi, dan kurangnya perawatan medis untuk Kerstin dan dua saudara laki-lakinya.

Dokter juga mengatakan mereka sedang menangani dampak fisik dan mental yang merusak dari kurungan keluarga itu yang lama.

Stefan dan Felix memiliki sistem kekebalan yang rusak dan kekurangan vitamin D karena kurangnya sinar matahari akibat disekap di ruang bawah tanah.

Ketinggian langit-langit ruang bawah tanah membuat mereka masing-masing dengan postur fisik yang sempit dan ketiganya menderita anemia.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved