Breaking News:

Berita Sulut

Olly Dondokambey Antar Sulut Nilai Tukar Petani Tertinggi se-Indonesia

Sektor Pertanian Provinsi Sulawesi Utara menggeliat di masa kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey.

Tribun manado / Ryo Noor
Olly Dondokambey Petik Cabai di Sulut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sektor Pertanian Provinsi Sulawesi Utara menggeliat di masa kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey.

Sulut mencatatkan Nilai Tukar Petani (NTP) tertinggi di Indonesia.

NTP merupakan indikator mengukur tingkat kesejahteraan petani.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat NTP di Sulut pada Mei 2021 berada di angka 105,54 atau naik 2,00 persen dibandingkan dengan April yang masih 103,47.

Kenaikan NTP ini menjadi yang tertinggi di Indonesia.  

Baca juga: 10 Tahun Jalan Menuju Terminal Liwas Tak Diperbaiki, Warga Berharap Pada Wali Kota Andrei Angouw

Adapun NTP nasional sebesar 103,39 per Mei 2021. Angkanya naik 0,44 persen dari posisi April 2021 sebesar 102,93.

Sebagai informasi, NTP ini merupakan perbandingan antara indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayar petani dan dinyatakan dalam persentase.

NTP mengukur daya beli petani, dengan mengukur kemampuan tukar produk yang dihasilkan/dijual petani dibandingkan dengan produk yang dibutuhkan petani, baik untuk proses produksi maupun konsumsi rumah tangga petani.

Gubernur Olly mengatakan, dalam situasi Pandemi ini sektor pertanian menopang pertumbuhan ekonomi yang ada di Provinsi Sulut, pertumbuhan ekonomi di Sulut bertumbuh 1,87% di semester pertama 2021.

sektor pertanian bisa diihat langsung mempengaruhi pertumbuhan ekonomi bahkan di masa Covid 19.

Cukup menggembirakan karena ekonomi tak hanya terpusat di kota tapi sudah tersebar di desa dengan produksi hasil pertanian

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto menjelaskan 25 provinsi mencatatkan kenaikan NTP, sedangkan 9 provinsi lainnya membukukan penurunan NTP. Kenaikan tertinggi terjadi di Sulut sebesar 2 persen dan penurunan terbesar terjadi di Papua sebesar 1,21 persen.

"Kenaikan tertinggi NTP di Sulawesi Utara disebabkan oleh kenaikan subsektor tanaman perkebunan rakyat, penurunan terbesar NTP Papua disebabkan penurunan pada subsektor tanaman pangan," kata Setianto

Kenaikan NTP ini sejalan dengan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) pada Mei 2021 sebesar 0,22 persen yang disebabkan oleh kenaikan indeks pada sepuluh kelompok pengeluaran.  (ryo)

Baca juga: Prakiraan Cuaca Besok Sabtu 5 Juni 2021, BMKG: Sebelas Wilayah Akan Diguyur Hujan Lebat

Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved