Berita Bitung
Hendrik Tahu Ada Jalan yang Akan Dirintis dari TNI
Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 di Kelurahan Kumersot Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung Provinsi, Sulut, tengah dimatangkan
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 di Kelurahan Kumersot Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung Provinsi, Sulut, tengah dimatangkan Kodim 1310 Bitung, Jumat (4/6/2021).
Seperti amakan di lapangan, jalan pertanian masih tanah nampak mulai di pasangi patok dari kayu dan tripleks berwana hitam dengan tulisan angka-angka.
Di tepi jalan yang keseharian di pakai warga untuk pergi ke perkebunan, sudah terparkir satu unit alat berat atau eksavator warna hitam kuning.
Tepat dibagian kiri dan kanan, jalan sepanjang 4 kilometer (Km) yang akan dirintas dalam program TMMD ke 111 terhampar perkebunan jagung.
Baca juga: Optimalisasi Pelayanan PDAM Sitaro Dalam Memenuhi Kebutuhan Air Minum
Ada juga pohon-pohon kelapa, yang buah dan airnya sangat sehat untuk di konsumsi.
Sejumlah personel dari Babinsa, Bhabimkamtibmas, Lurah Kumersot Steven Moningka dan masyarakat setempat.
Menurut Hendrik Mantouw seorang petani, dia sudah mendengar dan mengetahui jalan yang biasanya digunakan untuk pergi ke kebun bakal di kerjakan dlam program TMMD.
"Sudah lama tau, ketika ada personel Abri (TNI) yang masuk (datang) ke sini," kata Hendrik Mantouw saat diwawancara di lokasi pengerjaan rintisan jalan program TMMD ke 111.
Hendrik Mantouw ada perantau dari Desa Eris Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa. Sudah tinggal lama di sebuah rumah yang tak jauh dari lokasi pengerjaan TMMD.
Baca juga: Soal Prokes, Wali Kota Tomohon Caroll Senduk Ingatkan Pejabat Wajib Berikan Contoh
Setiap hari menggunakan sepeda motor ke kebun, atau istilah warga sekitar perkebunan Pola. Dia bekerja di kebun milik warga bernama Paul Sumampouw.
Dengan bakal di buatkan jalan rintis, menuju ke perkebunan Hendrik sangat sanang karena tidak akan melalui jalan-jalan yang rusak lagi ketika ke kebun.
Sementara itu menurut Lurah Kumersot Steven Moningka, lokasi pelaksanaan TMMD ke 111 berjarak sekitar dua kilometer menggunakan jalan aspal dari perkampungan dan sekitar 700 meter dari pemukiman warga.
"Kami sangat mendukung dan berterimakasih atas program TMMD ini dan masyarakat siap mendukung," kata Steven Moningka.
Baca juga: Puan Maharani Besok Datang di Manado, 3 Hari di Bumi Nyiur Melambai
Menurut Steven Moningka kegiatan TMMD mulai dari pra TMMD hingga penutupan nantinya akan dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan seluruh masyarakat untuk mempercepat program dengan tepat waktu.
Steven juga menjelaskan masyarakat menyadari penting kesamaan pandangan khususnya terhadap pembukaan akses jalan mengingat kedepan akan memberikan dampak positif untuk peningkatan perekonomian masyarakat.
Menurutnya, jalan tersebut nantinya akan menjadi akses utama menuju perkebunan Pola.
"Terimakasih TNI atas program TMMD yang membantu membuka akses jalan untuk kepentingan masyarakat," tandasnya.(crz)
Baca juga: Kenali Apa Itu Virus Flu Burung H10N3, Seorang Pria di China Dilaporkan Terinfeksi
Tentang Bitung
Kota Bitung adalah salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara.
Jarak dari Manado ke Manado Ibukota Provinsi Sulut yakni 42,4 kilometer lewat Jalan Tol Manado - Bitung, atau sekitar 50 menit ditempuh dengan kendaraan roda empat.
Kota ini memiliki perkembangan yang cepat karena terdapat pelabuhan laut yang mendorong percepatan pembangunan.
Wilayah Kota Bitung terdiri dari wilayah daratan yang berada di kaki gunung Dua Saudara dan sebuah pulau yang bernama Lembeh.
Kota Bitung terdiri dari 8 kecamatan dan 69 kelurahan, dengan luas wilayah 302,89 km² dan sebaran penduduk 730 jiwa/km²
Saat ini Kota Bitung dipimpin Wali Kota Maurits Mantiri dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar.
Baca juga: Prakiraan Cuaca untuk Jabodetabek Malam Ini Jumat 4 Juni 2021, BMKG: Beberapa Kota Berpotensi Hujan
YOUTUBE TRIBUN MANADO: