Breaking News:

TRIBUN BAKU DAPA

Erwin Kontu Ungkap Pemakai Call Center 112 Sudah 500 Ribu, Ada yang Ajak Petugas Jadi Teman Bincang

Bagaimana pelayanan publik di Kota Manado? Hal ini yang diungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Manado

tribun manado/ronald moha
TRIBUN BAKU DAPA - Bersama Kadis Kominfo Manado, Erwin S Kontu SH 

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagaimana pelayanan publik di Kota Manado? Hal ini yang diungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Manado, Erwin S Kontu SH dalam bincang-bincang yang dipandu Jurnalis Tribun Manado, Aswin D Lumintang di Talk Show Tribun Baku Dapa, belum lama ini.

Dalam perbincangan dengan tema; ''Pelayanan Publik di Kota Manado'' Erwin Kontu menjelaskan, pihaknya saat ini memiliki call center 112 yang bisa dihubungi secara gratis oleh seluruh masyarakat Kota Manado yang membutuhkan pelayanan publik.

Misalnya, ada sampah di sekitar tempat tinggal yang belum diangkat, lampu mati, kebakaran, perkelahian, tarkam, KDRT dan lainya. ''Pokoknya apa saja bisa dilaporkan melalui call center 112, '' ujarnya.

Erwin mengatakan, untuk menindaklanjuti laporan ataupun keluhan masyarakat mereka memiliki group whatsapp yang didalamnya ada Forkompinda. '' Sehingga kalau ada keluhan tarkam yang, kita informasikan ke Kapolresta, kebakaran ke Damkar dan lainnya, '' ujar Erwin.

Dia mengakui, awalnya call center 112 hanya untuk kedaruratan. Tetapi melihat kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks, maka pelayanan ini terus berkembang.

Erwin juga menjelaskan bahwa call center 112 yang dimiliki Kota Manado baru ada tiga di Indonesia yang berdiri secara mandiri. ''Di kota-kota lain mungkin sudah ada tetapi belum mandiri masih bekerjasama dengan Kementerian Kominfo. Kalau kami di Kota Manado tidak lagi, sudah mandiri, '' ujarnya.

Dia menambahkan ke depan Kominfo Manado akan mengembangkan program ''Manado dalam genggaman''. ''Jadi nantinya semua data dari SKPD akan diinput di command center, sehingga Pak Wali Kota, Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang, kalau membutuhkan data terkait kependudukan dan data lainnya di SKPD tinggal di klik sudah terlihat, '' ujarnya.

Jika nantinya Wali Kota dan Wakil Wali Kota ingin mengetahui aktifitas di setiap SKPD misalnya bisa dilihat di Command Center. '' Untuk mencapai ini masih ada beberapa perangkat yang perlu dilengkapi, '' ujarnya.

Dalam perbincangan itu juga Erwin mengatakan, bahwa sesuai data tahun 2019 masyarakat yang memanfaatkan call center 112 Kota Manado sebanyak 500 ribu. ''Artinya kalau melihat jumlah masyarakat di Kota Manado, berarti sudah banyak warga yang memanfaatkan fasilitas ini, '' ujarnya.

TRIBUN BAKU DAPA - Bersama Kadis Kominfo Manado, Erwin S Kontu SH
TRIBUN BAKU DAPA - Bersama Kadis Kominfo Manado, Erwin S Kontu SH (tribun manado)

Dia mengatakan, secara riel setiap hari ada 10 sampai 20 orang yang mengeluhkan pelayanan publik di Kota Manado lewat call center yang dimiliki.

Fokus Atasi Sampah

Kadis Kominfo Manado, Erwin S Kontu mengatakan, sebenarnya banyak yang mengeluhkan sampah melalui call center 112. '' Kan seperti kita ketahui bersama banyak truk sampah yang terparkir di kecamatan untuk antre membuang sampah ke TPA, '' ujarnya.

Namun, untuk mengatasi persoalan ini menurutnya Wali Kota Andrei sudah melakukan upaya luar biasa yaitu dengan menambah alat eskavator dan pengelola sampah di TPA Sumompo. ''Tujuannya agar pengelolaan sampah di TPA Sumompo lebih cepat dan baik, sampai pengelolaan sampah dipindahkan ke lokasi TPA Regional, '' ujarnya.

Penulis: Aswin_Lumintang
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved