Berita Manado
Kisah Kadis DLH Manado 'Ngantor' di TPA Sumompo, Datang Pagi, Pulang Malam, Libur Pun 'Ngantor'
Franky Porawouw sadar betul keberhasilan program Wali Kota Manado Andrei Angouw menangani sampah bergantung di pundaknya.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kadis DLH Manado Franky Porawouw sadar betul keberhasilan program Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang menangani sampah bergantung di pundaknya.
Untuk itu, Franky benar - benar bekerja keras. Dan total. Sampai sampai harus "ngantor" di TPA.
Bisa dibayangkan betapa sulitnya. Bau menyengat mengepung dari berbagai penjuru.
Belum lagi terik yang membuat kameja selalu basah oleh keringat.
Pagi - pagi, Franky sudah ke TPA. Ia pulang larut malam.
Di hari Minggu, ia tetap ngantor di TPA.
"Hari raya juga demikian," ujarnya.
Rabu (2/6/2021) Franky terlihat berada di kantor Wali Kota Manado. Itu agenda penting yakni evaluasi program SKPD hingga ia harus sejenak melupakan TPA.
"Tapi dari sini ke TPA lagi," katanya.
Hasil kerja kerasnya terlihat. Gunung sampah mulai susut.
Jalur sepanjang 30 meter sudah dibuat sebagai akses bagi truk sampah untuk masuk ke area TPA.
Porawouw mengaku bekerja keras karena beroleh mandat dari Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang.
"Pesan pimpinan jadilah pelayan masyarakat. Bukan untuk dilayani," katanya.
Rusak dan penuh. Itulah narasi yang disandang TPA Sumompo di era sebelumnya.
Kenyataannya, TPA tersebut tidak rusak - rusak amat.