Breaking News:

Kadisdik Warning Kepsek, Siswa Tak Boleh Bawa Motor ke Sekolah

Pihaknya juga akan berkolaborasi dengan dengan Satpol PP dan Dinas Perhubungan kota Bitung

Tribun manado / Christian Wayongkere
Julius Ondang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO  - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung Julius Ondang, langsung menindaklanjuti surat edaran nomor 008/376/SEK tentang Kepeloporan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bitung Dalam Pembangunan Karakter Anak dan Antisipasi Aktifitas Berbahaya Anak Usia Sekolah.

"Kami di Dinas Pendidikan sudah melakukan penegasan lagi terkait dengan surat edaran yang ditandatangani Sekda Kota Bitung Audy Pangemanan. Telah mengirimkan surat ke sekolah-sekolah, berisi penegasan bahwa dilarang siswa SD sampai SMP hingga SMA di larang bawa motor ke sekolah, apalagi tidak punya SIM," tutur Julius Ondang kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung Rabu (2/6/2021).

Guna memuluskan larangan ini, Julius Ondang bilang pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan tokoh pemuda, Kejaksaan Negeri Bitung dan Satlantas Polres Bitung.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mengumpul seluruh pengurus Osis yang ada di Sekolah se Kota Bitung, lalu dengan Kejari Bitung melaksanakan Jaksa masuk sekolah dan dengan Satlanas untuk menyampaikan tentang disiplin berlalu lintas.

, mencegah persoalan yang terjadi melibatkan anak-anak sekolah.

Akan di siapkan pola untuk disosialisasikan ke anak sekolah dan orang tua, meski di tengah pandemi ada di upayakan sedemikian rupa. Misalnya melalui komite sekolah akan diberdayakan untuk menyampaikan pelarangan motor bagi anak sekolah.

"Kami juga akan mengusulkan pengadaan bus sekolah, karena keberadaan bus sekolah saat ini sudah tidak layak di pakai. Kami akan usul ke Kementrian untuk pengadaan bus sekolah melalui pimpinan kami di Kota Bitung," tambahnya.

Terkait dengan larangan anak-anak sekolah berkendara motor, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Bitung akan diperhadapkan dengan pelaksanaan pengumuman kelulusan untuk tingkat SMP.

Akan di antisipasi dengan pola, tidak berkumpul di Sekolah pengumuman kelulusan di bawa ke rumah masing-masing untuk antisipasi kerumunan.

"Aksi coret-coret menjadi perhatian kami, khusus di sekolah besar seperti SMPN 1 dan 2, Donbosco dan SMPN 7 Bitung akan di pantau pada saat hari pengumuman Jumat nanti," tandasnya. (*)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved