Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gerkatin Manado

Pelantikan DPC Gerkatin Manado, Marcel Berharap Tuna Rungu Bisa Terjun ke Dunia Usaha Mandiri

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, Dinas Sosial, dan Pemerintah Daerah (Pemda) jumlah tuna rungu di Sulut ada sekitar 700 orang

Tayang:
Penulis: Isvara Savitri | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Isvara Savitri
Pelantikan DPC Gerkatin Manado di Youth Center, Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (1/6/2021) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, Dinas Sosial, dan Pemerintah Daerah (Pemda) jumlah tuna rungu di Sulut ada sekitar 700 orang.

Demi melindungi hak-hak para tuna rungu tersebut, dibentuklah Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) di Kota Manado.

Akhirnya komunitas ini resmi memiliki Dewan Pengurus Cabang (DPC), Selasa (1/6/2021).

Menurut keterangan Ketua Gerkatin Manado, Marcel Wetik Gerkatin Manado sudah ada sejak 2020.

Namun karena ada pandemi virus corona (Covid-19), pelantikan kepengurusan baru bisa diadakan tahun 2021.

Baca juga: Maknai Hari Anak Internasional, NDC Berbagi bersama Anak-anak Panti Asuhan Assalaam Manado

"Pelantikan ini akhirnya diadakan untuk mematuhi aturan bahwa pelantikan tidak boleh dilaksanakan lewat dari satu tahun pengurus terpilih," jelas Marcel usai acara pelantikan DPC Gerkatin Manado di Youth Center, Megamas, Manado, Sulawesi Utara.

Akhirnya agar bisa memenuhi syarat, pelantikan ini hanya diikuti sekitar 20 anggota dari 50 lebih anggota demi menerapkan protokol kesehatan.

Gerkatin Manado memiliki visi dan misi untuk memberdayakan tuna rungu Indonesia, memperjuangkan hak dan peningkatan kesejahteraan dalam berbagai lini kehidupan.

"Kami juga berusaha melibatkan tuna rungu dalam pembangunan di daerah masing-masing," tambah Marcel.

Ke depannya, Gerkatin Manado akan mencoba meningkatkan sumber daya dan memberdayakan berbagai talenta yang dimiliki para penyandang disabilitas rungu.

"Harapannya mereka nanti bisa hidup mandiri tanpa bergantung kepada keluarga," kata Marcel.

Marcel ingin para tuna rungu tersebut juga bisa terjun ke dunia usaha mandiri.

Baca juga: Dua Kali Menjanda, Wulan Guritno Beri Jawaban Menohok Soal Nikah Lagi, Baru Kejadian

Selain itu Gerkatin Manado juga akan membuat gerakan kesadaran tentang hak-hak tuna rungu sebagai manusia yang dilindungi hukum dan Undang-Undang.

"Kami ingin ke depannya tidak lagi mendengar berita soal diskriminasi, pelecehan, dan stigma-stigma negatif yang tersebar di masyarakat tentang tuna rungu," pungkas Marcel.

Gerkatin Manado juga akan berusaha merangkul para tuna rungu yang tidak memiliki pekerjaan untuk diberi pelatihan.

"Kami akan bekerjasama dengan Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja untuk mengadakan pelatihan yang bermanfaat secara langsung bagi kehidupan tuna rungu," tutup Marcel.(*)

Tentang Manado

Kota Manado adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan merupakan kota terbesar kedua di Pulau Sulawesi

Kota Manado berbatasan dengan Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.

Kota Manado memiliki 11 kecamatan serta 87 kelurahan dan desa, luas wilayah Kota Manado 157,27 km²

Wilayah perairan Kota Manado meliputi Pulau Bunaken, Pulau Siladen dan Pulau Manado Tua

Saat ini di Kota Manado dipimpin oleh Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang.

Baca juga: Tak Dipinjami Motor, Anak di Bawah Umur di Manado Ini Main Tikam

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

 
 

 
 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved