Sejarah Soekarno
Ini Sejarah Soekarno yang Hebohkan Sidang Umum PBB, Perkenalkan Ideologi Pancasila di Muka Dunia
Terkait hal tersebut Soekarno yang masih menjadi Presiden Republik Indonesia sempat hebohkan sidang PBB saat berpidaro.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tepat hari ini menjadi Hari Lahir Pancasila bagi Bangsa Indonesia.
Terkait hal tersebut Soekarno yang masih menjadi Presiden Republik Indonesia sempat hebohkan sidang PBB saat berpidato.
Presiden Soekarno bahkan meminta PBB untuk meniru dasar ideologi Pancasila.
Baca juga: Sebelumnya Viral Harga Nuthuk Pecel Lele, Kini Viral Harga Parkir yang Mahal Satu Mobil Rp 20 Ribu
Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 21.00 Wita, Pelajar Naik Motor R15 Tewas, Korban Hilang Kendali dan Tabrak Bus
Baca juga: Gempa Terkini Selasa (01/06/21) Pagi, Info BMKG Warga Diimbau Waspada, Ini Magnitudo dan Pusat Gempa
Foto : Presiden Soekarno. (life)
Pada tahun 1960-an nama Presiden Indonesia Soekarno menjadi pusat perhatian dunia.
Bukan tanpa alasan, hal itu lantaran kehebatan tokoh-tokoh nasional termasuk Bung Karno yang cukup mengejutkan publik dunia.
Sang Proklamator pernah diundang untuk berpidato di salah satu sidang umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
Kehebohan pun terjadi pada sidang PBB tanggal 30 September 1960 saat Presiden Soekarno naik podium.
Kala itu menyajikan dasar ideologi negara Indonesia, Pancasila di muka dunia.
Tanpa terkecuali Soekarno juga mengungkapkan inti dari Pancasila tersebut agar bisa ditiru dalam membentuk organisasi bangsa-bangsa dalam naungan PBB.
Hal itu diungkap oleh salah satu Menteri muda yang pernah berada di jajaran ring satu Presiden Soekarno menjelang lengser.
Dalam kanal Youtube Videonesia (27/12/2019), mantan Menteri Transmigrasi dan Koperasi itu mengungkap betapa terkejutnya dunia internasional dengan pidato Soekarno kala itu.
Bahkan Soekarno bermaksud untuk memberi contoh pada PBB untuk meniru Pancasila yang dimaksudkan Soekarno berupa rasa gotong-royong dalam menjalin hubungan antar negara.
Dalam kesempatan tersebut, Soekarno juga sempat mengutip sebuah ayat Al-Quran.