Jamsostek

Hasil Audit BPJamsostek 2020, Likuiditas Sehat dan Investasi Positif

Penyampaian hasil audit LK-LPP BPJamsostek untuk tahun 2020 kepada publik lebih cepat dari yang ditargetkan regulasi yaitu 31 Juli 2021.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Public Expose hasil audit BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) oleh lembaga akuntan publik, Senin (31/05/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Di tengah tantangan perekonomian dampak pandemi Covid-19, BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) masih dapat membukukan kinerja yang sangat baik.

Hal ini tertuang dalam Laporan Keuangan dan Laporan Pengelolaan Program (LK-LPP) 2020 yang diumumkan Senin (31/5) di Plaza BPJamsostek.

Pengumuman ini dihadiri jajaran Direksi dan Dewan Pengawas BPJamsostek.

Laporan Keuangan BPJS Ketenagakerjaan diaudit Kantor Akuntan Publik (KAP) Razikun Tarkosunaryo (member of MSI Global Alliance) dengan opini WTM (Wajar Tanpa Modifikasian).

Sementara Laporan Pengelolaan Program (LPP) JHT, JP, JKK, dan JKM dinyatakan telah sesuai dengan kriteria penyajian berdasarkan kriteria pada Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2013.

Penyampaian hasil audit LK-LPP BPJamsostek untuk tahun 2020 kepada publik lebih cepat dari yang ditargetkan regulasi yaitu 31 Juli 2021.

Public Expose hasil audit BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) oleh lembaga akuntan publik, Senin (31/05/2021).
Public Expose hasil audit BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) oleh lembaga akuntan publik, Senin (31/05/2021). (Istimewa.)

Ketua Dewan Pengawas BPJamsostek, Muhammad Zuhri, memberikan apresiasi kepada manajemen BPJamsostek atas penyampaian Laporan Keuangan yang dilakukan lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kami mampu menyampaikan transparansi pengelolaan melalui publikasi hasil audit satu bulan lebih cepat dari target regulasi. Ini merupakan salah satu capaian manajemen BPJamsostek periode 2021-2026 dan menjadi langkah awal yang perlu diapresiasi,” ujar Zuhri.

Hasil audit LK dan LPP tersebut menyatakan Aset Dana Jaminan Sosial (DJS) terdiri dari Dana Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) tumbuh hingga 13 persen.

Hal tersebut dicapai meski terdapat peningkatan klaim JHT hingga 22 persen, sebagai dampak dari pandemi Covid-19, dan adanya kebijakan Relaksasi Iuran dengan potongan hingga 99 persen selama 6 bulan.

Tingkat Kesehatan Keuangan DJS maupun Badan BPJamsostek selama tahun 2020 juga dalam kondisi yang aman dan sehat.

Direktur Utama BPJamsostek, Anggoro Eko Cahyo menjelaskan, pertumbuhan DJS ini antara lain ditopang kinerja investasi BPJamsostek tahun 2020.

Capaian dana investasi aset DJS ini tumbuh hingga 13,16 persen YoY, dengan hasil investasi tumbuh sebesar 11,42 persen YoY.

Aset DJS yang dikelola BPJamsostek meningkat 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 483,78 triliun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved