Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Maut di Bitung

4 Pelajar Tewas Lalakantas, Wali Kota Maurits Mantiri: Pemerintah Kota Bitung Berdukacita

Pasca-peristiwa kecelakaan maut di ruas jalan raya Danowudu - Duasudara menjadi perhatian bersama

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Christian Wayongkere
Wali kota Maurits Mantiri dan Wakil wali kota Hengky Honandar 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pasca-peristiwa kecelakaan maut di ruas jalan raya Danowudu - Duasudara di Kelurahan Danowudu Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung Provinsi Sulut, Rabu (1/6/2021) subuh yang mengakibatkan empat pelajar tewas menjadi perhatian bersama.

Pemerintah Kota Bitung merasa empati dan berdukacita yang mendalam atas jatuhnya korban pada kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil truk tronton warna hijau dengan nomor polisi DB 8238 CF.

Dan satu unit motor Suzuki Satria FU warna hitam biru tanpa tanda nomor kendaraan bermotor.

Empat laki-laki yang masih berstatus pelajar, tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP) dan di rumah sakit.

Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila dengan Mengajar di TPA, Cynthia Pangalila Ajak Pemuda Terus Berkarya

"Kami Pemerintah Kota Bitung berdukacita, kecelakaan maut ini. Dengan kejadian, kami pemerintah kota Bitung akan menjadikan sebagai momentum untuk melakukan tindakan tegas kepada pelanggar lalulintas di Kota Bitung," kata Maurits Mantiri dengan nada keras usai mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di ruang rapat lantai IV kantor Wali Kota Bitung, Rabu (1/6/2021).

Aparat bakal menggelar razia dan operasi anak-anak SMP se-kota Bitung yang bawa kendaraan bermotor.

Tindakan disiplin yang dilakukan pemerintah dan aparat jangan dilihat itu adalah tindakan kejahatan.

Apalagi jika penyebab kecelakaan lalu lintas karena pengaruh minuman keras (miras), akan menjadi atensi karena Kapolda Sulut  Irjen Pol Nana Sudjana tengah getol-getolnya melarang miras di wilayah Provinsi Sulut.

Terkait dengan pelarangan anak SMP membawa kendaraan motor ke Sekolah, langsung disikapi Julius Ondang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Koa Bitung yang akan membuat pengumuman serta pemberitahuan secepatnya.

"Pokonya dilarang anak SMP bawa motor ke sekolah, apapun yang mau terjadi kami harus tindaki. Agar mereka sadar hukum, kejadian di Danowudu merupakan buah dari ketidak sadar hukum. Masak satu motor ditumpangi empat orang," ujarnya.

Pemerintah Kota Bitung nampaknya sangat tegas dengan keberadaan para pelanggar lalulintas, dengan sasaran anak-anak di bawah umur. Belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) sudah bawa motor hingga mobil.

Baca juga: PDI Perjuangan Sulut Target Sapu Bersih Pileg, Pilkada dan Pilpres 2024

Akan ditertibkan dan dirazia lewat Operasi Yustisi.

Pihaknya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya orang tua untuk lebih menanamkan rasa disiplin yang mulai hilang dalam pendidikan informal di kehidupan bermasyarakat.

Maurits Mantiri memandang, tingkat kesadaran hukum juga menjadi faktor utama dalam memicu meningkatnya kejadian atu kasus yang tidak kita inginkan bersama.

"Kepada seluruh orang tua, mari kita luangkan waktu sejenak bagi anak-anak kita para sebagai generasi emas banga, jangan biarkan meraka menjadi korban atas kelalaian kita sebagai orang tua.

Selaku pemerintah juga mengajak kepada seluruh masyarakat, tokoh agama, para pendidik mari kita bersatupadu dalam meningkatkan kedisiplinan serta kesadaran hukum di dalam kehidupan sosial kemasyarakatan yang tampak mulai memudar," kata dia.

Kiranya dengan kejadian ini, menjadi refleksi bagi kita semua serta menjadikannya, sebagai momentum untuk bangkit menjadikan kota Bitung tempat tinggal kita sebagai kota yang berbudaya disiplin, patuh dan sadar hukum.

Baca juga: Bank SulutGo Optimistis Salurkan KUR Rp 75 Miliar ke Sektor Produktif di Tahun 2021

Hengky Honandar Wakil Wali kota Bitung juga berang dengan persitiwa ini.

Menurutnya, peran orangtua menjadi kunci utama.

"Orangtua jangan dengan mudah mengizinkan anak yang masih belum ada sim apalagi masih duduk di sekolah SD dan SMP bawa motor. Harus tegas melarang," kata Hengky Honandar.

Lanjut Hengky, jangan melihat anak yang masih duduk di SD dan SMP membawa motor adalah satu kebanggaan.(crz)

Tentang Bitung

Kota Bitung adalah salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara.

Jarak dari Manado ke Manado Ibukota Provinsi Sulut yakni 42,4 kilometer lewat Jalan Tol Manado - Bitung, atau sekitar 50 menit ditempuh dengan kendaraan roda empat.

Kota ini memiliki perkembangan yang cepat karena terdapat pelabuhan laut yang mendorong percepatan pembangunan.

Wilayah Kota Bitung terdiri dari wilayah daratan yang berada di kaki gunung Dua Saudara dan sebuah pulau yang bernama Lembeh.

Kota Bitung terdiri dari 8 kecamatan dan 69 kelurahan, dengan luas wilayah 302,89 km² dan sebaran penduduk 730 jiwa/km²

Saat ini Kota Bitung dipimpin Wali Kota Maurits Mantiri dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar.

Baca juga: Begini Makna Hari Lahir Pancasila Menurut Ketua DPRD Tomohon

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

 
 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved