Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Afganistan

Wakil Menteri dan Profesor Tewas di Acara Pernikahan, Serangan Mortir dan Ranjau Darat di Afganistan

Dikabarkan, serangan mortir dan ledakan ranjau darat terjadi di acara pernikahan di Afganistan. Wakil Menteri dan Profesor tewas.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
Kolase foto: AFP
Wakil Menteri dan Profesor Tewas di Acara Pernikahan di Afganistan. Serangan Mortir dan Ranjau Darat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar terbaru serangan aksi kekerasan di Afghanistan kembali terjadi.

Kali ini merenggut nyawa pejabat, wakil menteri hingga seorang profesor dikabarkan tewas akibat kejadian tersebut.

Peristiwa tragis itu dilaporkan terjadi pada hari Minggu (30/5/2021), ledakan Ranjau Darat disertai serangan mortir menghancurkan sebuah acara pernikahan.

Di hari yang sama, terjadi beberapa penembakan yang merenggut nyawa beberapa orang penting di negara Republik Islam Afganistan,

adalah negara yang terletak di Asia Selatan dan Asia Tengah ini.

Ledakan ranjau darat disertai serangan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/mortir' title='mortir'>mortir</a> menghancurkan sebuah acara <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/pernikahan' title='pernikahan'>pernikahan</a>. Wakil Menteri dan Profesor <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/tewas' title='tewas'>tewas</a>.

(Foto: Ledakan ranjau darat disertai serangan mortir menghancurkan sebuah acara pernikahan. Wakil Menteri dan Profesor tewas. (via Line Today)

Kantor Berita Turki, Anadolu Agency menulis total 15 nyawa melayang dalam beberapa insiden terpisah itu.

Para korban termasuk wakil menteri, profesor, dan penjaga proyek kereta api yang penting.

Arifullah Arif, wakil menteri pembangunan perkotaan dan pertanahan, ditembak mati oleh penyerang tak dikenal di ibu kota Kabul.

Sementara seorang profesor universitas bernama Abdul Nasir Fitrat ditembak mati oleh penyerang tak dikenal di provinsi Farah barat.

Serangan mortir pada acara pernikahan terjadi di provinsi utara Kapisa.

Tujuh orang tewas dan empat lainnya cedera dalam serangan mortir pada sebuah pernikahan, kata markas besar polisi provinsi itu.

Meskipun tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab, radio lokal Salam Afghanistan melaporkan bahwa bentrokan antara gerilyawan Taliban

dan pasukan keamanan meletus di daerah itu segera setelah serangan itu.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved