Breaking News:

Pembunuhan Marsela Sulu

Murni Gantung Diri, Ferry Kalesaran Dimakamkan dengan Aman di Desa Koha Minahasa

"Menurut olah TKP yang dilakukan tim Resmob maupun tim Forensik membuktikan bahwa FK murni meninggal dengan cara gantung diri," ungkap Kabag Ops.

Istimewa.
Polres Manado memastikan bahwa terduga pelaku pembunuhan bocah 13 tahun di Desa Koha Ferry Kalesaran (FK) meninggal dengan cara gantung diri. 

TRIBUNMANADO.CO.DI, Manado - Polres Manado memastikan bahwa terduga pelaku pembunuhan bocah 13 tahun di Desa Koha, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa.

Ferry Kalesaran (FK) meninggal dengan cara gantung diri.

Hal itu dibenarkan Kabag Ops Polresta Manado Kompol Tommy Aruan saat memberikan keterangan pers bersama Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufiq Arifin di lobi Sat Reskrim Polres Manado, Sabtu (29/5/2021).

"Menurut olah TKP yang dilakukan tim Resmob maupun tim Forensik membuktikan bahwa FK murni meninggal dengan cara gantung diri," ungkap Kabag Ops.

Kabag Ops melanjutkan, FK melakukan aksi bunuh diri dengan cara melilitkan seutas tali tambang di lehernya dan kemudian mengikatnya diatas pohon di salah satu kebun milik warga Desa Koha.

Kabag Ops menambahkan, bahwa dalam hal kemtian terduga pelaku maupun kasus pembunuhan yang dia lakukan tidak ada campur tangan dari pihak lain.

"Kami sudah melakukan penyelidikan kepada keluarga dan terbukti bahwa keluarga terduga pelaku FK tidak ada keterlibatan apapun dalam kasus ini," pugkasnya.

Kabag Ops pun mengungkapkan bahwa FK telah dikuburkan di pekuburan umum di Desa Koha Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa.

"Saat proses pemakaman tidak ada penolakan dari warga sekitar dan situasi berlangsung aman dan kondusif," tandasnya.

Tentang Manado

Halaman
12
Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved