Penemuan Mayat Bocah
Polisi Beber Bukti-bukti Ferry Kalesaran Pelaku Pembunuhan Bocah Malang Marsela Sulu
Polresta Manado membeber hasil penyelidikan kasus penemuan mayat Marsela Sulu, bocah 13 tahun di Perkebunan Desa Koha, Kecamatan Mandolang, Minahasa
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rhendi Umar
TRIBUNMANADO.CO.ID - Polresta Manado membeber hasil penyelidikan kasus penemuan mayat Marsela Sulu, bocah 13 tahun di Perkebunan Desa Koha, Kecamatan Mandolang, Minahasa.
Hasil penyelidikan polisi, Ferry Kalesaran (50), warga desa yang sama dengan korban sebagai terduga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Marsela.
Mayat Ferry sendiri ditemukan telah membusuk di perkebunan Koha, Jumat (28/05/2021) pagi.
Kompol Thommy Aruan, Kabag Ops Polresta Manado menjelaskan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan pasca ditemukannya mayat Marsela, Jumat (21/05/2021).
"Kesimpulan hasil penyelidikan, keterangan saksi, ada dugaan keterkaitan antara penemuan mayat Marsela dan penemuan mayat kemarin (FK)," kata Aruan yang didampingi Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Taufik Arifin.
Ia membeber, keterangan beberapa saksi, melihat korban bersama tersangka pada tanggal 18 Mei 2021 malam sekitar pukul 19.00 Wita.
"Korban bersama tersangka di mobil pick up. Ada beberapa saksi yang lihat," katanya.
Mobil yang dikendarai FK milik BUMDes Koha. "Mobil itu biasa dikemudikan FK karena ia aparat desa," jelasnya.
Katanya, dari keterangan beberapa saksi, hasil identifikasi TKP penemuan mayat Marsela dan keterangan keluarga mengarah pada simpulan FK sebagai pelaku.
Meskipun demikian, polisi masih menunggu hasil uji forensik untuk lebih memastikan hasil penyelidikan.
"Bisa saja nanti ada spesimen sperma pelaku pada korban. Tentu akan memperkuat hasil," katanya.
"Kita masih mengumpulkan juga keterangan, bukti lain yang saling terkait sehingga kasus ini kita simpulkan," ujar mantan Kasat Reskrim Polresta Manado ini.
Jasad Marsela Sulu (13) ditemukan di perkebunan Koha, Jumat (21/05/2021) dini hari. Mayatnya terbungkus dalam karung pakan ternak di bawah pohon pala.
Marsela hilang, tak kembali ke rumah sejak Selasa (18/05/2021) malam.
Jenazah Ferry Kalesaran Dikubur Dengan Kawalan Ketat, Istri Tak Ikut Serta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/konfrensi-pers-pembunuhan-marsela-sulu.jpg)