Breaking News:

Penangkapan Kapal Ikan Filipina

Sempat Kabur, Kapal Ikan Berbendera Filipina Ditangkap KP Hiu 15

Operasi di Laut Sulawesi, Ditjen Pangawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PDKP) tangkap Dua unit kapal ikan asing (KIA) berbendera Filipina

Tribun manado / Christian Wayongkere
Direktur Pung Nugroho Saksono Direktur Pemantauan dan Operasi Armada (POA), Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) Republik Indonesia saat menyampaikan hasil operasi laut Sulawesi menangkap dua unit kapal ikan asing berbendera Filipina. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Operasi di Laut Sulawesi, Ditjen Pangawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PDKP) tangkap dua unit kapal ikan asing (KIA) berbendera Filipina.

Operasi laut kali ini melibatkan armada satu unit kapal Patroli (KP) Hiu 015 dengan nomor lambung 3215 yang dinakhodai Priyo Kurniawan dan Pesawat Air Surveillance jenis King Air 350i PK CAP, dengan Pilot pesawat capt Wahyudi dan Capt Toufik.

Menurut Pung Nugroho Saksono Direktur Pemantauan dan Operasi Armada (POA), Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, pelaksanaan operasi laut itu berlangsung pada hari Senin (24/5/2021).

Peran pesawat Air Surveillance sangat membantu jalannya operasi.

Ketika terditeksi, langsung dilaporkan ke Pudal lalu dilakukan intersep melalui KP Hiu 15 yang posisinya di Kepulauan Tahuna yang memudahkan pergerakan operasi di laut.

Baca juga: Calon Pengantin Pria Tewas Loncat dari Lantai 7 Hotel, Para Undangan Resepsi Nikah Panjatkan Doa

"Dua KIA yang kami tangkap FB Genevieve jenis kapal ikan pure seine di dokumennya tertera 85 Grostone (GT), dan kapal pumboat atau tangkap tuna handline FBCa Gie 2 dengan GT 9 di perairan Sulawesi," kata Pung Saksono atau yang kerap di sapa Ipunk di dermaga Pangkalan Pengawasan Sumber daya kelautan dan perikanan (SDKP) di Kelurahan Tandurusa Kecamatan Aertembaga Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (28/5/2021).

Ipunk menerangkan dari hasil pemeriksaan terhadap buku kapal dan fishing master, kapal FB Gunevieve sudah sering melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Indonesia.

Kapal berwarna putih, hijau dan merah ini dihuni 18 kru kapal berserta nahkodanya, dalam kurun waktu setahun belakang sudah enam kali trip keluar masuk di perairan Indonesia.

Setiap kali trip bisa dua sampai tiga kali menangkap ikan. Jika di laut secara detail keberadaan kapal jenis pure seine ini tidak memiliki Palka atau tempat tampung ikan di atas kapal.

Namun ternyata dari penelusuran, ada kapal pengangkut yang merapat atau mendekat ke kapal ini saat menangkap ikan di perairan Indonesia lalu bergegas keluar dari wilayah perairan Indonesia.

Halaman
123
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved