Breaking News:

Pembunuhan Marsela Sulu

Pengakuan Ayah Marsela Sulu, Edi Sulu Cegah Warga Bakar Rumah Ferry Kalesaran

mosi ratusan warga Desa Koha, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, memuncak melihat tas berisi jenazah Ferry Kalesaran

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Arthur Rompis
Edi Sulu, Ayah Marsela Sulu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Emosi ratusan warga Desa Koha, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, memuncak saat melihat tas berisi jenazah yang diduga Ferry Kalesaran (FK) digotong dari kawasan perkebunan menuju mobil polisi, Jumat (28/5/2021) siang. 

Warga berteriak, mencaci maki, jenazah yang diduga FK. 

FK diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Marsela Sulu (12), warga Desa Koha yang jenazahnya ditemukan tewas dalam karung. 

"User pa dia. Bakar pa dia. Jang kubur sini," teriak warga. 

Emosi warga memuncak sejak hari pertama jenazah Marsela ditemukan. 

Baca juga: Istri Pala Ferry Kalesaran Tak Mau Terima Jenazah Suaminya

Saat itu sejumlah warga hendak membakar rumah FK. Ada yang sudah bawa bensin. 

Tapi Edi Sulu, ayah Marcela mencegah perbuatan itu. 

"Istri dan anaknya tak salah. Biarlah aparat hukum yang bertindak," kata dia. 

Lewat seorang warga, ia berpesan pada keluarga FK untuk mengungsi dulu guna mencegah emosi warga. 

Sebagai warga kristiani taat, Edi memilih berdoa. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved