Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KKB di Papua

Jubir OPM 'Lekagak Tunggu TNI-Polri di Muara tapi Belum Datang', Tantangan Perang KKB di Papua

Sebby Sambom, Juru Bicara OPM jelaskan KKB Lekagak Telenggen tunggu TNI-Polri di Muara Kabupaten Puncak untuk perang.

Editor: Frandi Piring
Kolase Tribun Manado
Sebby Sambom, Juru Bicara Organisasi Papua Merdeka (OPM) jelaskan KKB Lekagak Telenggen tunggu TNI-Polri di Muara Kabupaten Puncak untuk perang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kapolda Papua Irjen Mathius Mathius D Fakhiri angkat bicara soal Tantangan Perang dari KKB di Papua.

Sebagaimana diketahui Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyatakan telah menyiapkan lokasi perang dengan TNI-Polri.

Beberapa waktu lalu juga, tantangan perang digaungkan KKB.

Juni Organisasi Papua Merdeka ( OPM ), Sebby Sambom menerangkan kelompok Lekagak Telenggen sudah menunggu kedatangan aparat TNI-Polri.

Jubir Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambon memberikan penjelasan tantangan perang ke TNI-Polri.
Jubir Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambon memberikan penjelasan tantangan perang ke TNI-Polri. (Youtube/tvOneNews)

Tantangan perang ini berasal dari Lekagak Telenggen, pemimpin KKB yang bermarkas di Kampung Makki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua.

KKB menunjuk wilayah Muara Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, sebagai lokasi perang dengan TNI-Polri.

Merespons tantangan tersebut, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menyatakan, TNI dan Polri lebih mengedepankan cara persuasif dalam menangani KKB.

Hal ini dipastikan seusai arahan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat berkunjung ke Jayapura.

Panglima TNI dan Kapolri telah melakukan pertemuan tertutup dengan tokoh masyarakat dan adat,

serta sejumlah kepala daerah di wilayah pegunungan tengah Papua, Kamis (27/5/2021).

"Kita kan masih mau berkomunikasi dengan dia, kalau dia turun,

saya dengan Bapak Pangdam akan jemput dan perlakukan dia sebagaimana warga negara lainnya," ujar Fakhiri di Jayapura, Kamis.

Selama ini, kata Fakhiri, aparat keamanan belum pernah menjalin komunikasi dengan pimpinan KKB.

Upaya itu, kata dia, akan coba dirintis dalam beberapa waktu terakhir.

Fakhiri ingin penyelesaian masalah dengan KKB tak menyisakan dendam.

"Kita berharap ada hal saling menguntungkan.

Sosok Lekagak Telenggen, Komandan TPNPB-OPM/Pimpinan KKB Papua yang dikenal brutal tembak mati Kopassus hingga Tukang Ojek.
Sosok Lekagak Telenggen, Komandan TPNPB-OPM/Pimpinan KKB Papua yang dikenal brutal tembak mati Kopassus hingga Tukang Ojek. (TPNPB)

Selama ini kan belum dicoba, saya berharap semua masyarakat yang mencintai tanah Papua ini damai mari satu hati," kata dia.

Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Sebby Sambom menyatakan,

sampai saat ini Lekagak Telenggen dan kelompoknya belum keluar dari Kabupaten Puncak.

"Ingat, bahwa lapangan perang militer TPNPB-OPM sudah ditempatkan di muara Kabupaten Puncak,

itu pun sampai detik ini pasukan TNI-Polri belum masuk area perang," ujar Sebby melalui keterangan tertulis.

"Lekagak mereka ada tunggu TNI-Polri di muara itu, TNI-Polri boleh masuk perang lawan pasukan TPNPB," kata dia.

(Kompas.com)

Tautan:

https://regional.kompas.com/read/2021/05/28/051500378/kapolda-papua-jawab-tantangan-perang-dari-pimpinan-kkb-kalau-dia-turun-saya?page=all#page2

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved