Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KKB Papua

Kekejaman Mantan Prajurit TNI yang Jadi Pimpinan KKB Papua, Bunuh 2 TNI, Kini Diburu Pasukan Setan

Sejak dirinya keluar dari instansi TNI, Senaf Soll justru memiliki perilaku yang kejam, setelah bergabung menjadi anggota KKB Papua

Editor: Finneke Wolajan
Puspen TNI/Puspen TNI
ILUSTRASI - Tentara OPM/KKB di Papua - Senaf Soll, anggota TNI yang membelot bergabung dengan teroris KKB di Papua. 

Dia dianggap melakukan pengkhianatan lalu bergabung dengan kelompok kriminal bersenjata KKB, di Papua.

Kemudian, menurut Direktori Putusan pada Pengadilan Militer III-19 Jayapura, dia diadili tanpa kehadiran terdakwa.

Senaf Soll dinyatakan bersalah dan dipecat dari dinas militer karena terbukti melakukan tindak pidana.

(Foto: <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kelompok-kriminal-bersenjata' title='Kelompok Kriminal Bersenjata'>Kelompok Kriminal Bersenjata</a> (KKB) <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/papua' title='Papua'>Papua</a>. <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/senaf-soll' title='Senaf Soll'>Senaf Soll</a> membelot jadi <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kkb' title='KKB'>KKB</a> setelah sebelumnya jadi anggota <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/tni' title='TNI'>TNI</a>. (Facebook TNPNB)
(Foto: Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Senaf Soll membelot jadi KKB setelah sebelumnya jadi anggota TNI. (Facebook TNPNB) 

Senaf Soll melakukan ketidakhadiran militer selama 30 hari selama berturut-turut.

Diduga Senaf Soll melakukannya saat ditangkap pada 10 September 2018, karena terlibat penjualan senjata api kemudian melarikan diri ke hutan.

Pada Agustus 2020, Senaf diduga menjadi dalang pembunuhan staf Komisi Pemilihan Umum (KPU), di kabupaten Yahukimo, Hendry Jovinski.

Polisi lalu menetapkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap si pelaku atas nama Ananias Yalak alias Senat Soll, yang belum tertangkap hingga saat ini.

Menurut Kapola Papua, Inspektur Jenderal, yang kini menjadi Komisaris Jenderal, Paulus Waterpauw, mengatakan ada dugaan mantan anggota TNI tersebut melakukan pembunuhan karena frustasi.

Dalam kronologis yang dipaparkan, kepolisian, Henry dibunuh saat bersama rekannya yang juga pegawai KPU Yahukimo, Kenan Mohi (38) berjalan bersama mereka.

Mereka naik sepeda motor menuju kantor KPU Yahukimo usai mengantar obat ke rumah Kenan, saat melintas di atas jembatan keduanya diadang orang.

Lalu, mereka diminta KTP, setelah itu Henry langsung ditikam dari belakang menggunakan senjata tajam, pelaku kabur ke hutan.

Tak hanya kasus pembunuhan saja, kekejian kelompok Senaf Soll juga sempat melakukan pembakaran ATM BRI di Distrik Dekai, kabupaten Yahukimo pada 30 November 2019.

Senaf Soll mengajak buronan lain bernama Ariel Sonyap alias Koroway dalam pembakaran.

Kini ia menjadi buronan Kapolda Papua, dan mengusut tindakan kekejaman yang dilakukan Senaf Soll termasuk melakukan pembunuhan hingga pembakaran.

Artikel ini tayang di Intisari Online

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved