Amalan dan Doa
Kumpulan Doa Para Nabi dan Rasul Allah
Para Nabi ini diutus Allah untuk mengajari manusia agar keluar dari kesesatan menuju caha petunjukNya yang terang benderang.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Ada 25 Nabi dan Rasul Allah yang wajib diketahui oleh umat Islam.
Para Nabi ini diutus Allah untuk mengajari manusia agar keluar dari kesesatan menuju caha petunjukNya yang terang benderang.
Tentu saja dalam berdakwa, banyak sekali kesulitan dan ujian yang dialami para Nabi dan Rasul ini.
Tak jarang mereka harus berhadapan dengan kaum yang keras kepala.
Di saat-saat sulit seperti itu, doa kepada Allah pun menjadi semacam obat untuk mereka tetap maju melangkah mewartakan kebenaran Tuhan.
Berikut beberapa pilihan doa-doa yang pernah dicontohkan oleh para Nabi dan Rasul:
Doa Nabi Adam
“Robbana dholamna anfusana wailam tagfirlana watarhamana lana kunnana minal khosirin“
Artinya: Ya Allah, kami telah mendholimi pada diri kami sendiri, jika tidak engkau ampuni kami dan merahmati kami tentulah kami menjadi orang yang rugi.
Doa Nabi Nuh
“Robbi inni audzubika an as alaka maa laisalli bihi ilmun wa illam tagfirli watarhamni akum minal khosirin“ (surat Hud; 47)
Artinya: Ya Tuhanku sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari sesuatu yang aku tidak mengetahui hakekatnya, dan sekiranya tidak Engkau ampuni dan belas kasih niscaya aku termasuk orang – orang yang merugi.
Doa Nabi Ibrahim
“Robbana taqobal minna innaka anta sami’ul alim wa tub alaina innaka antat tawwaburrokhim“ (Al Baqarah; 128-129)
Artinya: Ya Tuhan kami terimalah amalan kami sesungguhnya Engkau maha mendengar dan Mengetahui, dan termalah taubat kami, sesungguhnya Engkau penerima taubat lagi Maha Penyayang.
“Robbi ja alni muqimas sholati wa min dzuriyyati, robbana wa taqobal doa, Robbannagh firli wa li wa li dayya wa li jamiil mukminina yauma yaqumul hisab“ (Ibrahim; 40-41)
Artinya: Ya Tuhanku jadikanlah aku dan anak cucuku orang – orang yang tetap mendirikan sholat, ya Tuhanku perkenankanlah doaku , ya Tuhanku beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan seluruh orang mukmin, pada hari terjadinya hisab.