Breaking News
Rabu, 3 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Tomohon

Pokdakan Masmur Dikukuhkan, Ini Pesan Wali Kota Tomohon Caroll Senduk

Enos Pontororing mengukuhkan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Masmur Kelurahan Woloan Tiga

Tayang:
Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Hesly Marentek
Enos Pontororing mengukuhkan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Masmur Kelurahan Woloan Tiga, Tomohon, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Wali Kota Tomohon yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Tomohon  Enos Pontororing mengukuhkan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Masmur Kelurahan Woloan Tiga, Tomohon, Sulawesi Utara.

Pengukuhan ini digelar di Persawahan Wanambawa Kelurahan Woloan Tiga, Kecamatan Tomohon Barat, Selasa (25/5/2021).

"Selamat atas pengukuhan pokdakan masmur. Karena telah mendapatkan legalitas sebagai kelompok pembudidaya. Harapan kita semua kelompok ini dapat mengemban amanah dalam pembudidayaan ikan  demi kesejahteraan pokdakan dan masyarakat yang ada di kelurahan woloan III dan Kota Tomohon pada umumnya," kata Enos saat membawakan sambutan Wali Kota Tomohon Caroll Senduk.

Dia menyatakan perikanan budidaya merupakan salah satu komponen yang penting di sektor perikanan.

Hal ini berkaitan dengan perannya dalam menunjang persediaan pangan masyarakat, penciptaan pendapatan dan lapangan pekerjaan serta mendatangkan penerimaan negara dari ekspor.

Baca juga: Kader PPP Berharap Suharso Monoarfa Bisa Tarung Kursi Cawapres

Sehingga perikanan di Indonesia khususnya kota Tomohon tetap menjadi primadona dan sebagai tulang punggung perekonomian nasional maupun daerah.

Untuk itu, pembangunan usaha perikanan selalu menjadi prioritas, termasuk kota tomohon yang menetapkan sektor ini sebagai salah satu sektor unggulan guna mendukung misi pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor dan dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan di kota tomohon.

"Diperlukan keseriusan dan sumber daya manusia yaitu pelaku usaha perikanan dan penyuluh perikanan yang handal untuk mengelola sumber daya alam bagi kesejahteraan," terang Enos.

Diakuinya lahan perikanan semakin berkurang karena adanya kegiatan konversi lahan untuk pemenuhan kebutuhan hidup seperti pemukiman dan tempat usaha baru kepariwisataan.

Begitu juga dengan jumlah pertumbuhan penduduk yang terus bertambah, maka upaya memaksimalkan fungsi lahan perikanan harus diprioritaskan guna memenuhi kebutuhan pangan lokal.

Sehingga berkaitan dengan hal tersebut maka kelompok pelaku usaha perikanan selaku sdm pengelola perikanan harus mendapat perhatian, arahan dan pendampingan sebagai motivasi untuk terus berinovasi guna meningkatkan produktivitas, usaha  dan hasil perikanan agar tercapainya peningkatan kesejahteraan.

"Melalui kepengurusan kelompok ini kiranya memahami tiga fungsi utama keberadaannya yaitu pengurus harus bisa menjalankan fungsi advokasi, pendampingan dan pembelaan terhadap berbagai kepentingan anggota kelompok pembudidaya ikan di semua sektor," tukasnya seraya menambahkan fungsi pembinaan dan bimbingan perlu diberikan kepada pokdakan sehingga dapat meningkatkan produktivitas.

"Lalu fungsi motivator serta dinamisator diperlukan untuk dapat memberi motivasi dan pemahaman kepada seluruh stake holder perikanan, sehingga sinergi yang tercipta dapat semakin memajukan dunia perikanan. Kini kita semua sebagai anggota dan pengurus kelompok pembudidaya ikan harus paham dan menyesuaikan dengan berbagai ketersediaan teknologi yang senantiasa menunjang kegiatan perikanan," sambung Enos.

Karena melalui sentuhan teknologi perikanan dan penerapannya, maka akan memberikan hasil panen yang lebih baik sekaligus memberikan kemudahan, efisiensi dan efektivitas sehingga biaya produksi dapat ditekan, dan pendapatan pelaku usaha perikanan akan bertambah. 

"Saya berharap agar kelompok pembudidaya ikan masmur (mas mujair) ini benar-benar menjadi wadah bagi pelaku usaha perikanan untuk memperoleh wawasan luas mengenai perikanan dengan penguasaan teknologi, akses permodalan dan pemasaran. serta meningkatkan sumber daya manusia dan peningkatan kesejahteraan para pelaku usaha perikanan," tandas Enos.

Adapun hadir juga pada pengukuhan ini Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon Steven Waworuntu,  Camat Tomohon Barat John Gigir, Mpd., Lurah Woloan Tiga Yohanis Runtu dan  Pengurus kelompok tani beserta anggota. (hem)

Baca juga: Wali Kota Bitung Maurits Mantiri Jadi Dewan Kehormatan PMI Sulut

Tentang Tomohon

Tomohon adalah salah satu kota di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.

Jarak Tomohon ke Manado, Ibukota Provinsi Sulawesi Utara 24,9 kilometer atau 1 jam 2 menit jika ditempuh dengan kendaraan

Luas Kota Tomohon berdasarkan keputusan UU RI Nomor 10 Tahun 2003 sekitar 11.420 Ha

Kota Tomohon terletak di ketinggian kira-kira 900-1100 meter dari permukaan laut (dpl), diapit oleh 2 gunung berapi aktif, yaitu Gunung Lokon (1.580 m) dan Gunung Mahawu (1.311 m).

Suhu di Kota Tomohon pada waktu siang mampu mencapai 30 derajat Celsius dan 18-22 derajat Celsius pada malam hari.

Saat ini Kota Tomohon dipimpin oleh Wali Kota Caroll Joram Azarias Senduk alias Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Wenny Lumentut

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved