Breaking News:

Bursa Capres

Pengamat: Posisi Ganjar Pranowo Mirip Jokowi Tahun 2014, Sarankan Buka Diri dengan Parpol Lain  

Posisi Ganjar Pranowo dinilai pengamat mirip dengan kehadiran Joko Widodo pada tahun 2014 hingga dipinang PDI Perjuangan

Editor: Aswin_Lumintang
Kolase Tribun Manado / Istimewa
Puan Maharani dan Ganjar Pranowo. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA -  Posisi Ganjar Pranowo dinilai pengamat mirip dengan kehadiran Joko Widodo pada tahun 2014 hingga dipinang PDI Perjuangan maju di pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2014.

Hanya bedanya, saat ini Ganjar Pranowo dan PDI Perjuangan mulai renggang. Meski begitu, jika elektabilitas Ganjar terus pada tiga besar, maka banyak parpol atau koalisi parpol yang akan melirik.

Analis Politik Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Adib Miftahul, menilai sikap PDIP yang mengucilkan Ganjar Pranowo bisa menjadi sebuah kesalahan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berpose usai wawancara khusus dengan Tribun Network di kantor Tribun Network, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berpose usai wawancara khusus dengan Tribun Network di kantor Tribun Network, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020). (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Adib mengatakan, pesan yang disampaikan Ketua DPP PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto, dan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, seolah menjadi pertanda pihaknya telah menutup pintu rapat-rapat untuk Ganjar.

"Saya melihat sebuah kelemahan ketika pesan yang disampaikan Bambang Wuryanto dan Puan ketika ada agenda PDIP di Jawa Tengah yang secara terang-terangan tidak mengundang Ganjar."

"Ini terlihat sebagai pengganjalan secara keras dan seolah mulai menutup pintu rapat-rapat kepada Ganjar, nah saya kira ini (bisa jadi) kesalahan dan kelemahan bagi PDIP nanti," beber Adib, Senin (24/5/2021), dilansir Tribunnews.

Lebih lanjut, Adib menilai elektabilitas Ganjar yang cenderung dinamis di beberapa survei, mengingatkan pada momen munculnya Jokowi di tahun 2014.

Baca juga: PPP Depri Pontoh Merosot, Dibela Amir Uskara Malah Singgung Kasus OTT Romiharmuziy

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Penumpang Tewas usai Mobil Terjun ke Jurang, Korban Terpental Keluar

Menurutnya, posisi Ganjar saat ini mirip dengan Jokowi yang sederhana, merakyat, dan egaliter.

Karena itu, Adib menilai Ganjar bisa membawa PDIP kembali menang di Pilpres 2024 jika ia memang diusung.

Meski begitu, melihat adanya konflik antara Ganjar dan PDIP, Adib tak menampik Gubernur Jawa Tengah ini akan diusung partai lain yang bercorak nasionalis religius, seperti Demokrat, NasDem, bahkan Gerindra.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved