Berita Politik
Tertinggi Dalam Survei Capres, Ini Tanggapan Pengamat Soal Peluang Probowo-Anies di Pilpres 2024
Sejumlah lembaga Survei kembali merilis peluang sejumlah Figur yang berpeluang menjadi Calon Presiden (Capres) 2024
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sejumlah lembaga Survei kembali merilis peluang sejumlah Figur yang berpeluang menjadi Calon Presiden (Capres) 2024.
Hasilnya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menempati posisi teratas dalam survei yang dilakukan, sedangkan ditempat kedua bersaing ketat nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Sementara itu, nama lain yang menguat adalah Sandiaga Uno dengan elektabilitas sebesar 7,1 persen, dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Agus Harimurti Yudhoyono masing-masing dukungan elektabilitas sebanyak 4,9 persen.
Menanggapi hal ini, Pengamat Politik Sulut Taufik Tumbelaka mengatakan, Sejatinya seseorang yang nantinya akan dijagokan untuk terjun dalam pertarungan Pemilu Presiden (Pilpres) adalah figur yang memiliki popularitas dikarenakan pengenalan figur oleh masyarakat akan memudahkan tim pemenangan atau tim sukses "menjual" figur yang dijagokan dan ini akan mempengaruhi elektabilitas atau tingkat keterpilihan.
Baca juga: Pelihara 11 Anjing di Rumah, Sandra Soewito Menggunakannya Sebagai Terapi Peredam Panick Attack
"Untuk memperoleh popularitas dan elektabilitas ada beberapa cara, salah satunya tingkat intensitas kemunculan ditengah-tengah masyarakat. Bisa melalui pemberitaan di media massa dan di media sosial," jelas Tumbelaka kepada Tribun Manado.
Menurutnya, Prabowo memiliki 2 keunggulan yaitu pernah 2 kali maju dalam Pilpres sehingga relatif cukup dikenal dan Prabowo adalah pimpinan partai politik (parpol) besar sehingga para kader didaerah-daerah otomatis akan menyuarakan figur Prabowo.
"Ditambah dengan memegang jabatan menteri strategis di kabinet maka semakin diuntungkan," sebutnya.
Sementara, kata Tumbelaka, Anies Baswedan sebagai Gubernur di Ibu Kota negara otomatis hampir semua "mata" mengarah ke dirinya.
"Sepak terjang sebagai Gubernur akan membuat dirinya menjadi pemberitaan sehingga semakin "akrab ditelinga" publik, terlepas tentunya akan terjadi pro - kontra pemberitaaan," ujarnya.

Selain itu, Anies Baswedan nampaknya memanfaatkan dengan baik hal tersebut guna meraih popularitas dan elektabilitas.
"Keuntungan posisi Prabowo dan Anies nampaknya membuat figur lain hatus extra keras memainkan strategi," ungkapnya.
Sedangkan pengaruhnya untuk Sulut akan kemiripan dengan daerah lainnya dimana issue-issue politik akan lebih banyak dikonsumsi sebagian elit dan kelas menengah dan nantinya menjelang hajatan Pilpres baru akan meluas.
Sulut saat ini didominasi 3 parpol besar, PDI Perjuangan, Nasdem dan Partai Golkar oleh karena itu nantinya akan berpengaruh cukup signifikan ke arah mana 3 parpol ini memberikan dukungan.
"Tentu ini tidak terlepas terkait kekuatan mesin politik memainkan isue sesuai perilaku pemilih di Sulut, walaupun tidak terlepas juga dengan kekuatan figur itu sendiri," tandas Tumbelaka. (Mjr)
Baca juga: Deklarasi SAR Dog Sulut, Siap Bantu Pemerintah dan Masyarakat Siaga Bencana
Baca juga: Survei Capres ARSC Unggulkan Anies Baswedan, Gerindra Sulut Hormati, Golkar Tak Peduli
YOUTUBE TRIBUN MANADO: