Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

SAR Dog Sulut

Deklarasi SAR Dog Sulut, Siap Bantu Pemerintah dan Masyarakat Siaga Bencana

Aldi Setiadi (40) dan teman-temannya membentuk komunitas SAR Dog Sulut. SAR Dog Sulut siap membantu instansi-instansi di Sulut siaga bencana

Penulis: Isvara Savitri | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Deklarasi SAR Dog Sulut di Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (23/5/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sulawesi Utara (Sulut) merupakan salah satu daerah rawan bencana di Indonesia.

Merupakan salah satu daerah kepulauan, membuat Sulut dikelilingi lautan luas.

Selain itu Sulut juga merupakan daerah pertemuan tiga lempeng, yaitu Indoaustralia, Eurasia, dan Pasifik.

Keberadaan beberapa gunung berapi yang aktif membuat Sulut menjadi daerah dengan potensi bencana cukup tinggi.

Hal ini menggerakkan Aldi Setiadi (40) dan teman-temannya membentuk komunitas SAR Dog Sulut.

Baca juga: Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut Hadiri Ibadah HUT ke-39 GMIM Kakaskasen Maranatha

Minggu (23/5/2021) SAR Dog Sulut resmi dideklarasikan.

Beranggotakan delapan orang dan delapan anjing, SAR Dog Sulut siap membantu instansi-instansi di Sulut siaga bencana jika dibutuhkan.

"Namun ke depannya jika terjadi bencana di luar Sulut dan dibutuhkan, kami siap membantu," ujar Aldi.

Karena perdana dibentuk, Aldi mengatakan jumlah anjing di komunitasnya yang akan dilatih saat ini berjumlah delapan.

Tapi SAR Dog Sulut terus menerima masyarakat Sulut yang ingin mengikutsertakan anjingnya dalam tim relawan ini.

Komunitas SAR Dog Sulut
Komunitas SAR Dog Sulut (ist)

Anjing-anjing yang diikutsertakan nantinya akan dilatih setiap minggu.

Pelatihannya pun dibagi menjadi dua, yaitu anjing untuk mencari korban bencana (USAR) yang masih hidup dan mayat (Cardevier).

"Di komunitas kami ada anjing yang memang harus dilatih dari 0 karena belum memiliki dasar, tapi ada juga anjing yang sudah mulai dilatih sebelum bergabung ke komunitas ini," terang Aldi.

Jenis anjing yang terlibat pun bermacam-macam mulai dari anjing kampung (Mongrel) hingga anjing ras seperti German Shepherd.

Jika sudah terlatih, nantinya SAR Dog Sulut akan mendemonstrasikan anjing-anjingnya ke Pemerintah Daerah (Pemda) dan instansi-instansi yang menangani bencana seperti Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved