Breaking News:

Boko Haram

Terkenal Sadis, Abubakar Shekau, Pemimpin Boko Haram Malah Ledakkan Diri saat Berhadapan dengan ISIS

Abubakar Shekau, Pemimpin Boko Haram, dilaporkan telah tewas setelah meledakkan rompi bom bunuh diri, ketika berhadapan dengan ISIS

Editor: Aldi Ponge
AFP
Pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau (tengah) dan para anggota militan. Tersangka militan Boko Haram menewaskan 19 orang hari Minggu (20/10). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kelompok Boko Haram di Afrika terkenal sadis dalam setiap aksinya.

Mereka selalu merampok, membajak, menyandera, dan membunuh targetnya.

Ironisnya, pemimpin boko haram justru bunuh diri dengan meledakkan menggunakan rompi bom.

Abubakar Shekau, Pemimpin Boko Haram, dilaporkan telah tewas setelah meledakkan rompi bom bunuh diri, ketika berhadapan dengan ISIS wilayah Afrika Barat (ISWAP) di Nigeria utara.

Pertempuran itu terjadi di negara bagian Borno, di mana ISWAP telah menjadi kekuatan dominan dalam pemberontakan ekstremis selama lebih dari satu dekade di Nigeria, melansir Daily Mail pada Sabtu (22/5/2021).

Meskipun belum ada konfirmasi resmi tentang kematian Shekau dari pemerintah Nigeria, The Wall Street Journal meninjau transkrip antara pemberontak yang membahas aksi bunuh diri tersebut.

Seorang komandan militan yang diretas berkata: "Shekau meledakkan bom dan bunuh diri."

Boko Haram menggunakan jalan kekerasan untuk mencoba mendirikan negara Islam di wilayah Nigeria utara semenjak 2009.
Boko Haram menggunakan jalan kekerasan untuk mencoba mendirikan negara Islam di wilayah Nigeria utara semenjak 2009. (AFP)

Bulama Bukarti, seorang analis di Tony Blair Institute for Global Change, mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa Shekau telah menjadi pemimpin teroris terlama di dunia.

“Dia mungkin panglima perang yang paling tidak dipahami di dunia, dan yang paling diremehkan. Ini momen besar bagi Nigeria."

Menyusul laporan itu, juru bicara Angkatan Darat Nigeria Mohammed Yerima mengatakan pihak berwenang sedang memeriksanya dengan cermat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved