Breaking News:

Berita Kotamobagu

35 Rumah Makan dan Hotel yang Bandel Bayar Pajak di Kotamabagu Terancam Kehilangan Izin 

Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu akan mengambil langkah tegas untuk tempat usaha yang menunggak pajak

Tribun Manado / Nielton Durado
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kotamobagu, Aljufri Ngandu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu akan mengambil langkah tegas untuk tempat usaha yang menunggak pajak.

Data yang dihimpun dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), ada sebanyak 35 tempat usaha yang beroperasi di wilayah Kota Kotamobagu, masuk dalam daftar penunggak pajak

Tempat usaha itu terdiri dari 31 rumah makan/restoran dan 4 hotel.

Seperti yang dikatakan Kepala Bidang Penagihan BPKD Kota Kotamobagu, Moh. Risman Masloman, penunggakan pajak itu sebagian terhitung sejak bulan Januari 2020 lalu.

“Yang masuk dalam daftar penunggak pajak tahun 2020 itu ada 35 tempat usaha Sebagian sudah kami surati," kata dia ketika dihubungi Tribun Manado, Minggu (23/5/2021). 

Baca juga: Selpian Kamaru-Manoppo Resmi Jabat Bunda PAUD Kabupaten Bolsel

"Di antaranya pelaku usaha yang menunggak diatas empat sampai enam bulan,” tambah Risman. 

Sementara itu, Kepala BPKD Pra Sugiarto Yunus, menyampaikan piutang pajak ini harus dibayar.

“Kami akan berikan surat peringatan dan tetap melakukan penagihan kepada para pelaku usaha,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kotamobagu, Aljufri Ngandu, mengatakan, akan meninjau lagi izin usaha dari para pelaku usaha yang tertunggak pajak tersebut.

“Namun kami juga menunggu jika ada pemberitahuan data tempat usaha-usaha ini secara resmi dari BPKD,” ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Nielton Durado
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved