Breaking News:

Berita Minsel

38 Nyawa Melayang karena Lakalantas di Minahasa Selatan Tahun 2020

Korban tewas akibat kecelakaan lalulintas (lakalantas) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Tahun 2020, sangat tinggi.

rul mantik
Kanit Laka Polres Minsel, Ipda Maxi Liuw 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Korban tewas akibat kecelakaan lalulintas (lakalantas) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Tahun 2020, sangat tinggi. Dalam 12 bulan, 38 nyawa melayang di atas aspal.

"38 orang meninggal dunia karena lakalantas di Minsel, selama Tahun 2020," kata Inspektur Polisi Dua (Ipda) Maxi Liuw, Jumat (21/5/2021).

Menurut Maxi Liuw, sebagian besar korban meninggal lakalantas ini adalah pengguna sepeda motor.

"Korban yang paling banyak adalah pengendara sepeda motor. Kalau korban lakalantas mobil sangat sedikit," ungkap Maxi.

Baca juga: Rita Tamuntuan Kukuhkan Bunda PAUD Kabupaten/Kota, Dorong PAUD Jadi Standar Nasional

Korban meninggal akibat lakalantas terbanyak, terjadi di bulan Juli dan bulan November. Korban meninggal di bulan Juli 6 orang, bulan November 2020 juga 6 orang.

Lakalantas dengan korban terbanyak kedua terjadi bulan Juni. Di bulan ini, 5 orang meninggal dunia.

Jumlah 38 korban tewas lakalantas di Kabupaten Minsel ini, dihasilkan oleh 129 kali kecelakaan lalulintas.

"Jumlah ini kami hitung keseluruhan kejadian di semua kecamatan se-Kabupaten Minsel, selama bulan Januari hingga Desember Tahun 2020," jelas Maxi.

Tidak hanya korban jiwa yang dihitung kepolisian, namun kerugian materiil juga ikut dihitung.

Baca juga: Detik-detik BJ Habibie Dilantik Jadi Presiden, Soeharto Minta Maaf

Menurut Maxi Liuw, kerugian materil akibat kecelakaan di Tahun 2020 mencapai ratusan juta.

Halaman
12
Penulis: Rul Mantik
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved