KKb di Papua
Ternyata KKB Kelompok Ini yang Serang Anggota TNI di Jembatan, Begini Kondisi 4 Prajurit Tertembak
penyerangan terhadap anggota TNI di Pegunungan Bintang,Papua diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo.
menggunakan kendaraan roda empat kembali ke Serambakon setelah berbelanja di Oksibil.
Baca juga: KKB di Papua Pimpinan Lekagak Menyerang, Irjen Fakhiri: Seorang Anggota Kami Terkena Tembakan

Saat berada di sekitar jembatan kayu itulah kendaraan tiba-tiba mati mesinnya
sehingga anggota turun dan melihat kondisi mobil namun tiba-tiba ditembak sehingga terjadi kontak tembak.
Empat anggota yang terluka adalah Serka Dian Hardiana dan Praka Kuku Ismail dari Yonif 310/KK,
Serda Sukrisdianto Yonif dan Pratu Romi dari Yonif 403/WP.
"Para korban saat ini sudah dievakuasi dan dirawat di RST Marthen Indey, Jayapura," kata Brigjen TNI Izak Pangemanan.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa ini bermula saat 12 personel TNI memperbaiki mobil mereka yang mogok di area Jembatan Kayu Serembakon.
Akibat penyerangan itu, sebanyak empat personel TNI mengalami luka tembak di bagian kaki.
"Betul, mereka sekitar jam 10 pergi ke Oksibil untuk belanja bahan makanan untuk pos,
itu ada dua satuan, enam orang dari Satgas 403 dan enam orang dari Pamtas Mobile Pinang Sirih, jadi total semua ada 12 orang.
Setelah selesai belanja, mereka balik sudah malam kemudian mobil mogok di jalan," ujar Danrem 172/PWY Brigjen Izak Pangemanan, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (19/5/2021).
Saat 12 prajurit TNI itu memperbaiki mobil, terdengar tembakan. Para prajurit pun membalas tembakan itu.
"Pada saat mereka perbaiki mobil ada tembakan, mereka langsung memberi tembakan balasan.
Tetapi ternyata tembakan yang tadi itu mengenai mereka di bagian kaki empat orang," sambung Izak.
Kasatagas Humas Nemangkawi Komisaris Besar Polisi Iqbal Alqudusy saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Rabu (19/5/2021)