Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Terpukul Istri dan Bayinya Meninggal saat Persalinan, Suami: Susternya Lalai, Gila Main HP Semua

Seorang suami sangat terpukul kehilangan istri dan bayinya. diketahui keduanya meninggal dunia saat persalinan.

Editor: Glendi Manengal
Yuli Sinaga
Kolase foto korban saat mesih di rumah sakit hingga di rumah duka 

Karena kondisi Ripa Nanda Damanik tidak memungkinkan untuk bersalin di puskesmas, bidan menyarankan agar keluarga membawanya ke rumah sakit.

Lantaran Ripa Nanda Damanik hendak melahirkan anak pertama, suami korban, Jamudthar Sinaga membawa istrinya itu ke RS BMK.

Sekira pukul 23.00 WIB, Ripa Nanda Damanik tiba di Rs BMK untuk bersalin.

Kala itu, Ripa Nanda Damanik sudah dalam kondisi kesakitan, dan keluarga minta agar korban dioperasi saja.

"Tapi ada perawat dan ada juga bidan yang bilang ini masih bisa lahiran normal, karena masih bukaan dua," kata Yulia Sinaga dalam postingannya.

Karena bidan menyarankan demikian, pihak keluarga awalnya ikut saja.

Keesokan harinya, persisnya Minggu (16/5/2021), petugas rumah sakit tetap menyarankan agar Ripa Nanda Damanik melahirkan dengan cara normal.

Sekira pukul 14.00 WIB, kerabat korban, Lukya Betaria Sinaga mengatakan bahwa detak jantung anak yang ada di dalam kandungan masih berdetak.

Dia pun meminta rumah sakit melakukan operasi.

"Kemudian kakak saya masih sempat bertanya ke perawat dan bidannya yang sedang santai duduk-duduk main HP, apakah eda (kakak ipar) saya bisa segera dioperasi saja, karena eda saya benar-benar sudah tidak kuat,"

"Dan akhirnya kurang lebih pukul 5 sore lewat (16 Mei 2021), eda saya selesai operasi. Dan dinyatakan bahwa bayinya meninggal," kata Yulia Sinaga.

Saat itu, keluarga tak bisa menahan kesedihannya.

Apalagi Ripa Nanda Damanik kondisinya benar-benar lemah.

Dalam postingannya itu, Yulia Sinaga menyebut bahwa setelah kakak iparnya operasi, dokter tak juga kelihatan.

Dia meluapkan kekesalannya, lantaran pihak rumah sakit terkesan abai dengan keselamatan pasien.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved