Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KRI Nanggala 402

Pengangkatan Bangkai KRI Nanggala 402 Terus Dilakukan, Proses Evakuasi Terkendala Sehingga Gagal

Kapal tersebut terdiri dari dua kapal selam militer, dan satu kapal selam milik Akademi Ilmu Pengetahuan China.

Editor: Fistel Mukuan
Kolase Dok. TNI AL
China mengirim kapal selam canggihnya ke Indonesia untuk bantu evakuasi KRI Nanggala-402. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengangkatan bangkai KRI Nanggala-402 masih terus dilakukan.

Namun, upaya evakuasi mengalami kendala sehingga tim evakuasi mengalami kegagalan.

Kendala yang dialami saat akan melakukan pengangkatan bangkai kapal adalah tali sling yang digunakan untuk mengangkat bagian kapal terputus.

Proses evakuasi bangkai KRI Nanggala-402 dilakukan oleh kapal milik China, Tan Suo Er Hao.

Dikutip dari Kompas.com, Panglima Koarmada II Laksamana Muda Iwan Isnurwanto dalam konferensi pers pada Selasa (18/5) mengatakan, kapal China tersebut telah berupaya melakukan pengangkatan.

Namun, tali sling yang digunakan untuk mengangkat badan KRI Nanggala-402 terputus.

Iwan menjelaskan, mulanya pihaknya memprediksi bahwa anjungan tersebut memiliki berat sekitar 18 ton.

Akan tetapi setelah mengetahui bahwa tali sling putus, maka diprediksi anjungan tersebut memiliki berat lebih dari 20 ton.

Hal ini membuat tim dari China melakukan kalkulasi ulang untuk mengangkat anjungan.

Menurut Iwan, diduga anjungan tersebut juga masih terkait dengan badan kapal lainnya.

"Tidak mudah mengangkat itu karena kedalaman demikian dan kemudian sail itu (diduga) masih tergabung atau terikat dengan badan-badan yang lain," ujar Iwan.

Dalam proses pengangkatan ini melibatkan 3 kapal milik China.

Kapal tersebut terdiri dari dua kapal selam militer, dan satu kapal selam milik Akademi Ilmu Pengetahuan China.

Hingga kini bagian kapal yang sudah teridentifikasi keberadaannya yakni posisi bow section atau haluan, sail section atau anjungan, dan stern section atau buritan.

Tim dari China baru dapat mengangkat bagian liferaft kapal.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved