Breaking News:

Konflik Israel Palestina

Kondisi Ekonomi Palestina, Ternyata Sangat Bergantung pada Israel dan Donasi Internasional

Ekonomi Palestina bisa dibilang hampir tak pernah stabil, sebagai negara yang selama puluhan tahun dilanda Konflik Palestina Israel

Editor: Finneke Wolajan
chappy hakim
Israel dan Palestina 

Kurangnya sumbangan dari negara donatur juga semakin mencekik perekonomian Palestina.

Keadaannya bertambah parah karena Israel melarang impor barang-barang ke Gaza yang dianggapnya bisa digunakan untuk keperluan militer.

Selain itu, dalam perdagangan ekspor impor, Israel juga sangat mendominasi ekonomi Palestina.

Tel Aviv adalah partner dagang utama Palestina yang menyumbang 80 persen dari ekspor Palestina.

Lalu, bagaimana kondisi ekonomi di Palestina setelah pandemi virus corona (Covid-19)?

Mengutip laporan dari Bank Dunia yang dirilis Juni 2020, pandemi Covid-19 membuat ekonomi Palestina sangat terpukul.

Warga <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/palestina' title='Palestina'>Palestina</a> memilih hewan di pasar hewan kurban di Jalur <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/gaza' title='Gaza'>Gaza</a>, pada Senin (5/8/2019), menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Minggu (11/8/2019).
Warga Palestina memilih hewan di pasar hewan kurban di Jalur Gaza, pada Senin (5/8/2019), menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Minggu (11/8/2019).(REUTERS / IBRAHEEM ABU MUSTAFA)

Tahun lalu saja, pertumbuhan ekonomi di negara itu hanya 1 persen.

Lalu, pada tahun 2020, ekonomi Palestina diprediksi akan terkontraksi setidaknya 7,6 persen.

Palestina bisa mengalami dampak lebih buruk lagi seandainya Israel terus mencaplok wilayahnya di Tepi Barat.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved