Berita Manado
Pasar Hasil Relokasi Beratkan Pedagang, Wali Kota Manado Andrei Angouw Diminta Cari Solusi
Membenahi pasar di Manado jadi salah satu tugas berat Wali kota Manado Andrei Angouw dan Wakilnya Richard Sualang
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Membenahi pasar di Manado jadi salah satu tugas berat Wali kota Manado Andrei Angouw dan Wakilnya Richard Sualang.
Seribu satu masalah di pasar masih ditambah dengan masalah kesulitan akses.
Ini merupakan masalah peninggalan pemerintahan sebelumnya.
Relokasi yang dilakukan tak tuntas hingga menyebabkan pedagang dan pembeli tidak nyaman.
Catatan Tribun Manado, semasa Vicky Lumentut jadi wali kota, dua pasar besar direlokasi.
Pertama pasar Malalayang ke Pasar Kayu Bulan. Kemudian Pasar Tuminting ke Buha.
Relokasi kedua pasar tersebut tidak didukung akses jalur kendaraan angkot hingga pembeli enggan datang.
Baca juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Talaud, Polsek Beo Lakukan Ini di Sejumlah Lokasi
Rani penjual di Pasar Buha mengaku sulit menjaring pembeli.
Mirisnya, dalam sehari ia hanya mampu menjual tiga biji ikan.
"Bahkan pernah tak laku sama sekali," kata dia.
Ia membandingkan dengan saat di Pasar Tuminting lalu. Kala itu, jualannya selalu ludes.
"Keadaan sekarang sulit sekali," ujar dia.
Marwan penjual lainnya mengatakan, ia menyambung usahanya dari pinjam yang di koperasi. Dia tak dapat mengandalkan hasil jualan untuk mengembangkan usahanya.
Baca juga: Kajati Sulut dan Jajaran Laksanakan Swab Antigen Saat Hari Pertama Masuk Kerja
"Pembeli sangat kurang, saya merugi," kata dia.
Ia berharap Wali Kota baru dapat mencarikan solusi bagi mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kondisi-pasar-buha-yang-nampak-sepi-jumat-2632021.jpg)