Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pandemi Covid 19

Kasus Covid-19 di India Mulai Menurun, Tetapi Krisis Belum Usai

Jumlah penularan terus menurun dengan rata-rata jumlah kasus berada di bawah angka 300 ribu untuk pertama kalinya setelah berminggu-minggu.

AP
Beberapa tumpukan kayu pemakaman pasien yang meninggal karena penyakit COVID-19 terlihat terbakar di tanah yang telah diubah menjadi krematorium kremasi massal korban virus corona, di New Delhi, India, Rabu (21/4/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jumlah harian kasus Covid-19 di India perlahan menurun.

Hal itu sangat dirasakan oleh paramedis yang selama beberapa hari terakhir selalu sibuk.

Untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir, Izhaar Hussain Shaikh merasa sedikit optimistis.

Pengemudi ambulans berusia 30 tahun di kota metropolis India, Mumbai, itu telah bekerja tanpa henti sejak kotanya menjadi episentrum lonjakan fatal kasus Covid-19 di negara itu.

Bulan lalu, ia mengantarkan sekitar 70 pasien ke rumah sakit, telepon selulernya kerap bergetar menerima panggilan masuk.

Namun, dalam dua minggu pertama pada Mei, ia hanya membawa 10 pasien. Jumlah kasus mulai menurun, begitu pula dengan panggilan telepon.

“Sebelumnya, kami sangat sibuk. Kami bahkan tak punya waktu untuk makan,” katanya seperti dikutip Associated Press yang dikutip VOA Indonesia, Selasa (18/5/2021).

Di minggu lalu, jumlah kasus baru turun hingga hampir 70 persen di ibu kota keuangan India, yang berpenduduk 22 juta jiwa.

Setelah sempat mencapai puncak dengan 11 ribu kasus harian, kini Mumbai hanya memiliki 2.000 kasus per hari.

Angka itu memberikan secercah harapan bagi India, di tengah cengkraman kehancuran akibat virus corona di negara itu, yang memicu kemarahan publik terhadap pemerintah.

Pembatasan sosial ketat dan otoritas pemerintah yang cepat tanggap disebut-sebut sebagai kunci kesuksesan Mumbai.

Bahkan, perbaikan - meski samar - mulai tampak di ibu kota New Delhi, setelah minggu-minggu penuh tragedi dan keputusasaan di rumah sakit yang penuh sesak, di krematorium, dan di jalan-jalan.

Dengan lebih dari 24 juta kasus terkonfirmasi dan 270 ribu kematian, beban kasus Covid-19 di India menempati posisi kedua tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat.

Namun para ahli percaya bahwa kurva kenaikan tajam Covid-19 di India itu akhirnya melandai - meski saat kurva menyentuh titik tertinggi, dengan rata-rata 340 ribu kasus konfirmasi per hari di minggu lalu.

Pada Senin (17/5/2021), jumlah penularan terus menurun dengan rata-rata jumlah kasus berada di bawah angka 300 ribu untuk pertama kalinya setelah berminggu-minggu.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved