Berita Talaud
Arus Balik Lebaran, Satgas Covid -19 Perketat Pengawasan Pelabuhan di Talaud
Pemeriksaan dilakukan dalam rangka pencegahan terjadinya penyebaran Covid -19 di kabupaten kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.
Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud Bersama Satuan Gugus Tugas Pencegahan Covid 19 serta instansi terkait, memperketat penjagaan di pintu masuk seperti pelabuhan dan Bandara Melonguane.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi masuknya para pelaku perjalan pasca Arus balik mudik lebaran idul fitri.
Pemeriksaan dilakukan dalam rangka pencegahan terjadinya penyebaran Covid -19 di kabupaten kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.
Ikut terlibat dalam pemeriksaan tersebut instansi gabungan dari berbagai unsur seperti Pemerintah Daerah ( BPBD, Dinkes, Satpol PP dan instansi terkait), TNI - Polri, Kesyahbandaran dan Karantina Kesehatan.
Dan Kepada seluruh pelaku perjalanan dilakukan skrining dan tracking saat memasuki wilayah kabupaten kepulauan Talaud.
Terpantau, Ketua TRC Penanganan Covid - 19 yang juga Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra Sekda ( Ass 1) Daud Malensang melalui pengeras suara di Mobil Satlantas Polres Talaud memberikan imbauan agar seluruh masyarakat yang masuk Pelabuhan harus memakai masker sedangkan bagi para pelaku perjalanan yang tiba dengan KM Glory Marry dan KM Barcelona III harus menjalani skrining dan tracking.

"Tidak terkecuali siapapun yang baru tiba di Melonguane dengan Kapal Penumpang wajib menjalani skrining dan tracking. Bagi para pejabat eselon II dan lainnya, ASN, TNI - Polri harus memberikan contoh yang baik. Dimohon kesadaran dan ketulusan untuk menjadikan Talaud bebas Covid -19. Bantuk kami pemerintah daerah dan unsur lainnya untuk memutus penyebaran Covid -19 dan varian barunya," Imbau Malensang
Ia menegaskan, kewaspadaan terhadap varian baru Covid -19 harus menjadi tanggung jawab semua elemen.
"Tugas Negara adalah meletakan dasar keselamatan rakyat diatas segala kepentingaj, tugas kami adalah meletakan kesehatan masyarakat diatas segala kepentingan. Untuk siapapun yang datang jangan membawa virus ke tanah Porodisa," tegasnya.
Sementara itu di tempat sama, Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Alam Kusuma S. Irawan mengatakan, terkait antisiapsasi kedatangan penumpang, langkah koordinasi dengan pemda, unsur TNI dan instansi terkait lainnya secara instens dilakukan.
Jika ada yang terkonfirmasi positif Covid - 19 saat swab antigen akan diisolasi di rumah sakit, "ucap Kapolres.
Dari hasil skrining dan tracking melalui swab antigen yang dilakukan secara acak atau random terhadap pelaku perjalanan tidak ditemukan yang reaktif .
"Teridentifikasi hari ini, pelaku perjalanan kebanyakan berasal dari dalam daerah Provinsi Sulawesi Utara. Banyak yang pemudik di luar Sulut seperti pulau Jawa yang belum kembali termasuk para pedagang. Hasil tracking hari ini semuanya negatif Covid - 19. Ini patut kita syukuri," ujar Camat Melonguane Royke Parapaga.
Menurut Parapaga, pengawasan dan pengendalian Covid - 19 dan varian barunya masih akan tetap dilaksanakan secara kontinyu apalagi Kabupaten Kepulauan Talaud berada dalam zona hijau. (iv)
Tentang Talaud