Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Israel

Alasan Israel Menyerang Palestina, Ini Sejarahnya

Ada dua pertanyaan terkait konflik Israel dan Palestina. Mengapa Israel menyerang Palestina? Kapan awal mula Israel menyerang Palestina?

Editor: Aldi Ponge
(Anadolu Agency)
Serangan jet-jet tempur Israel sepanjang Jumat kemarin menghancurkan kantor pusat Bank al-Intaj di Gaza, yang berdekatan dengan RS Al-Shefa. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perang antara Israel dan militan Hamas di Gaza Palestina terus berlangsung memasuki dua pekan.

Korban meninggal sudah lebih dari 200 orang dan sebagian besar adalah warga Palestina

Ada dua pertanyaan terkait konflik Israel dan Palestina

Mengapa Israel menyerang Palestina? Kapan awal mula Israel menyerang Palestina?

Asal mula perang Israel dan Palestina adalah karena masing-masing pihak ingin mendirikan negara di tanah yang sama.

Mengutip Kompas.com pada 18 Juli 2020, yang diperebutkan Palestina dan israel adalah wilayah di antara Laut Mediterania dan Sungai Jordan.

Wilayah yang diberi label Israel dalam peta saat ini tersebut juga memiliki kota Yerusalem yang dianggap suci bagi orang Arab Palestina maupun Yahudi Israel.

Alasan lain kenapa Israel menyerang Palestina adalah konflik sejak awal 1900-an, ketika wilayah yang sebagian besar Arab dan Muslim masih menjadi bagian kekaisaran Ottoman.

Setelah Perang Dunia I Inggris mendapat mandat dari Liga Bangsa-Bangsa untuk membantu mendirikan negara bagi orang-orang Yahudi di wilayah tersebut. Perintah itu dikenal bernama Mandat Palestina.

Ratusan ribu orang Yahudi lalu pindah ke daerah itu sebagai gerakan Zionisme, yaitu melarikan diri dari penganiayaan dan mendirikan negara sendiri di tanah yang dianggap sebagai tanah leluhur mereka. 

Sejumlah besar orang Yahudi Timur Tengah juga pindah ke Israel, entah untuk menghindari kekerasan anti-Semit atau karena diusir secara paksa.

Tetapi hal ini berujung kekerasan komunal antara orang Yahudi dan Arab di Palestina mulai di luar kendali.

Pada 1947 PBB menyetujui rencana membagi Palestina menjadi dua wilayah, yaitu untuk orang Yahudi yang disebut Israel dan untuk orang Arab yang disebut Palestina.

 Sementara itu Yerusalem, kota suci bagi orang Yahudi dan Muslim, menjadi zona internasional khusus.

Namun rencananya tidak pernah terlaksana. Para pemimpin Arah di wilayah tersebut menganggap rencana itu sebagai pencurian kolonial Eropa dan menginvasi Palestina.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved