Breaking News:

Penanganan Covid

Vaksin AztraZeneca Aman, Steaven Dandel: AZ Bukan Vaksin Terlarang

Kementerian Kesehatan dan BPOM menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca

tribunmanado.co.id/Ryo Noor
Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kementerian Kesehatan dan BPOM menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca.

Terkait hal ini, Jubir Satgas Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel menegaskan, Vaksin AstraZeneca aman.

"Vaksin AstraZeneca bukan vaksin terlarang. Dalam Surat Edaran Balai POM bernomor R-PW 01.13.3.35.05.21.394 tertanggal 11 Mei 2021, tidak ada satu katapun dalam redaksi surat tersebut yang menyebut bahwa vaksin Astra Zeneca terlarang," kata Dandel dalam hak jawabnya atas berita di Tribun Manado edisi 17 Mei 2021 berjudul "20.000 Orang Disuntik vaksin "Terlarang," Senin (17/05/2021) malam.

Ia menjelaskan, dalam surat tersebut disebutkan penghentian sementara khusus untuk Vaksin AstraZeneca Batch (Kumpulan Produksi) CTMAV547.

Baca juga: Kasus Kematian Covid-19 di Sulut Masuk 20 Besar, Ini Kata Pemerhati Kesehatan

"Penghentian sementara sampai selesai penyelidikan," kata Dandel yang juga Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Daerah Sulut.

Terkait itu, katanya pemberian vaksinasi menggunakan AztraZeneca Batch CTMAV547 kepada 20 ribuan orang di Sulut berlangsung sebelum keluar surat dari BPOM RI.

"Bagi yang sudah vaksin tahap I dengan AztraZeneca Batch CTMAV547, akan disuntik dengan batch untuk tahap kedua," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menjelaskan,  penghentian itu untuk pengujian toksisitas dan sterilitas oleh BPOM adalah bentuk upaya kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini.

"Ini adalah bentuk kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini. Kementerian Kesehatan menghimbau masyarakat untuk tenang dan tidak termakan oleh hoax yang beredar. Masyarakat diharapkan selalu mengakses informasi dari sumber terpercaya," katanya.

Baca juga: Pangdam XIII/Merdeka Terima Penghargaan Hasil Akhir Pengawasan Pilkada 2020

"Penggunaan vaksin AstraZeneca tetap terus berjalan dikarenakan vaksinasi Covid-19 membawa manfaat lebih besar," tambah dia.

Hingga saat ini, berdasarkan data Komnas KIPI belum pernah ada kejadian orang yang meninggal dunia akibat vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

Dalam beberapa kasus sebelumnya, meninggalnya orang yang statusnya telah divaksinasi COVID-19 adalah karena penyebab lain.

"Bukan akibat dari vaksinasi yang diterimanya," katanya.(ndo)

Baca juga: Gugatan Kubu KLB Kembali Kandas, Tim Hukum AHY Sebut KLB Deli Serdang Kalah Telak 0-4

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

 

 

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved