Kisah
Kisah Alim Arsad, dari Buruh Panggul Batu hingga Paskibra Nasional, Kini Lulus Jadi Polisi
Kerasnya hidup tak membuat siswa 17 tahun asal Desa Tolondadu Satu, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolsel ini menyerah.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Ia mengaku menangis saat melihat Alim dibarisan Paskibra Nasional.
"Bangga dan terharu, karena sebagai seorang petani saya tak pernah memimpikan hal itu," ucapnya.
Kebahagiaan Nani tak hanya sampai disitu.
Dua tahun berlalu semenjak anaknya terpilih menjadi seorang Paskibra Nasional.
Kini kabar bahagia lainnya datang bagi keluarga kecil Nani dan Rita.
Alim kembali mengukir prestasi dengan lolos sebagai seorang polisi dari jalur prestasi.
Kabar gembira tersebut juga disambut gembira oleh sang ibu Rita Diyunu.
Ia mengatakan jika lolosnya Alim sebagai seorang polisi tak lepas dari kerja kerasnya dan doa dari keluarganya.
"Kemarin saat diumumkan lolos dari jalur prestasi saya seakan tak percaya," ucapnya.
Sebagai masyarakat awam, Rita mengaku jika keluarganya tak akan mampu membiayai anaknya untuk jadi seorang polisi.
"Karena saya percaya jadi polisi itu butuh uang, dan kami tak punya itu," ujarnya.
Tapi Alhamdulillah anak saya bisa dinyatakan lolos sebagai seorang polisi," tambah dia.
Sebagai seorang ibu, Rita mengaku selalu mendoakan agar anaknya diberikan kesehatan hingga nanti mengikuti pendidikan sebagai seorang polisi.
"Saya selalu minta agar Alim selalu menjaga kesehatan, karena masih ada pendidikan yang harus dilewati," ungkapnya.
Sementara itu, Wakapolres Bolsel Kompol Dadang Suhendra ketika ditemui Tribun Manado mengatakan jika Alim sudah lolos menjadi seorang Polisi.