Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cerita Alkitab

Kisah Musa, Nabi Pilihan Allah Mendapat Mujizat dan Pimpin Bangsa Israel Keluar dari Tanah Mesir

Ketika sudah dewasa, Musa  diutus oleh Tuhan untuk mengeluarkan bangsa Israel dari Mesir yang semakin tertindas.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Fistel Mukuan
Net
Ilustrasi Nabi Musa membelah lautan agar Kaum Bani Israil bisa lari dari kejaran Fir'aun 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kisah Nabi Musa dalam Alkitab umat Kristiani mencatat, adalah seorang anak laki-laki dari keluarga Lewi.

Saat Musa dilahirkan pada saat itu Israel, sementara ditindas bangsa Mesir.

Sehingga raja Firaun saat itu memerintahkan agar semua anak laki-laki untuk dibunuh.

Namun, karena rencana Allah ibu Musa pada saat itu menaruhnya disebuah peti kemudian ditaruhnya di tepi sungai Nil.

Saat itu datanglah putri Firaun untuk mandi di sungai Nil.

Lalu putri firaun melihat sebuah peti didalammya ada Musa, kemudian disuruhnya hamba perempuan untuk mengambil peti tersebut.

Setelah putri Firaun melihat dalam peti ada seorang bayi laki-laki, hatinya merasa kasihan dan mengangkatnya sebagai anak.

Musa semakin besar dan menjadi seorang yang dewasa.

Ketika sudah dewasa, Musa  diutus oleh Tuhan untuk mengeluarkan bangsa Israel dari Mesir yang semakin tertindas.

Nami Musalah yang membela Laut Tiberau dengan mujizat dari Allah.

Pada saat itu raja Firaun mengejar mereka dengan tentara yang luar biasa, tetapi hanyut oleh air laut Teberau yang dibelah Musa.

Dilansir dari wikipedia, Nama musa disebutkan sebanyak 873 kali dalam 803 ayat dalam 31 buku di Alkitab Terjemahan Baru dan 136 kali di Al-Quran.

Musa harus melewati berbagai macam rintangan sebelum akhirnya benar-benar menerima mandat sebagai orang yang diutus oleh Allah untuk membebaskan bangsa Israel, misalnya: hampir dibunuh ketika ia masih bayi, dikejar-kejar oleh Firaun, sampai harus menjalani hidup sebagai gembala di tanah Midian selama 40 tahun.

Itu semua diijinkan Tuhan untuk membentuk karakternya, sampai akhirnya Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dalam peristiwa semak duri yang menyala, tetapi tidak dimakan api.

Pada akhirnya, Musa tidak sampai memimpin bangsa Israel masuk ke tanah Kanaan, oleh karena kesalahan perkataan Musa di Mara yang disebabkan oleh betapa pahit hati Musa menghadapi orang Israel.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved