Breaking News:

BMR

Iskandar Kamaru, Yasti, Tatong Pilih Lebaran Bersama Keluarga

Idul  Fitri 1442 Hijriah yang jatuh di tahun 2021, sangat berbeda dengan tahun sebelumnya.  Pandemi Covid-19 membuat

Istimewa.
Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara ketika ditemui awak media. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI -- Idul  Fitri 1442 Hijriah yang jatuh di tahun 2021, sangat berbeda dengan tahun sebelumnya.  Pandemi Covid-19 membuat para kepala daerah dilarang untuk melakukan Open House. 

Perayaan pun dilakukan secara sederhana oleh para kepala daerah. 

Di Bolaang Mongondow Raya (BMR), ada tiga kepala daerah yang merayakan Idul Fitri dengan sederhana.

Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow ketika ditemui awak media, Selasa (11/5/2021).
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow ketika ditemui awak media, Selasa (11/5/2021). (Istimewa.)

Yang pertama adalah Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Haji Iskandar Kamaru.

Iskandar memilih pulang ke kampung halamannya di Desa Momalia, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolsel.

Disana, ia hanya menikmati buah durian bersama sanak saudara dan keluarganya. "Tidak ada open house tahun ini, jadi saya memilih pulang kampung saja," kata Kamaru ketika dihubungi Tribun Manado, Sabtu (15/5/2021).

Baca juga: Ingat Oma Hetty Holscer? Dulu Minta Cucunya Pisah Dengan Sule, Kini Minta Maaf

Baca juga: Syarat Keluar Kota Bagi Masyarakat Setelah Larangan Mudik Selesai 17 Mei, Ini Daftarnya

Top eksekutif di Kabupaten Bolsel ini mengaku menikmati Idul Fitri dengan menikmati hasil kebunnya.

"Karena ini musim durian, jadi saya memilih makan durian bersama keluarga," ungkapnya. 

Hal yang sama dilakukan oleh Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow.

Yasti juga memilih berdiam di kediamannya bersama keluarga di Kecamatan Lolak. 

Menurut Jubir Bupati Bolmong Jenli Mongilong, jika Bupati Bolmong mendukung sepenuhnya program dari pemerintah pusat yakni tidak melakukan open house. "Jadi Ibu Bupati juga tak menggelar open house dan hanya merayakan Idul Fitri bareng keluarganya saja," aku dia. 

Ia mengaku jika larangan terkait menggelar open house adalah langkah pemerintah mencegah penyebaran Covid-19.  "Makanya langkah ini sangat baik dilakukan," tegas dia.

Bupati Bolsel Haji Iskandar Kamaru ketika ditemui awak media.
Bupati Bolsel Haji Iskandar Kamaru ketika ditemui awak media. (Istimewa.)

Hal yang sama dilakukan oleh Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara. 

Tatong juga tak melakukan open house seperti tahun sebelumnya.  Rumahnya terpantau sepi, dan hanya dijaga oleh beberapa Satpol PP. 

Tak banyak mobil yang parkir untuk berkunjung ke kediamannya seperti tahun sebelumnya."Saya mengucapkan selamat Idul Fitri 1442 Hijriah kepada semua masyarakat Kotamabagu, mari kita taati protokol kesehatan dari pemerintah," tegas Tatong. (Nie)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved