Kabar Israel
SISTEM Pertahanan Udara Israel Halau Ratusan Roket Hamas, Begini Cara Kerja dan Kehebatannya
Israel merespons serangan Palestina dengan mengaktifkan Iron Dome, sistem pertahanan udara untuk menghalau serangan dari Gaza.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Konflik antara Israel dan Palestina masih berlanjut.
Baru-baru ini kedua kubu melakukan aksi saling serang.
Dari Jalur Gaza, Hamas menembakan roket ke arah Tel Aviv, ibukota Israel.
Baca juga: Aksi Saling Serang Palestina-Israel Makan Korban, Komandan Senior Hamas Tewas
Baca juga: Pesan Soeharto Sebelum Meninggal Dunia: Bapak Mau Bicara, Dengarkan Baik-baik
Tembakan tersebut sebagai respons usai bentrok antara warga Palestina dengan polisi Israel di Masjid Al-Aqsa.
Ratusan roket ditembakkan oleh Hamas, yang menyasar kota penting Tel Aviv.
Foto: Sistem pertahanan anti-rudal buatan Israel, Iron Dome atau Kubah Besi.
Tembakan tersebut dilaporkan menewaskan lima orang.
Israel merespons serangan Palestina dengan mengaktifkan Iron Dome, sistem pertahanan udara untuk menghalau serangan dari Gaza.
Dilansir The Sun Rabu (12/5/2021), sistem yang berarti Kubah Besi itu mempunyai tingkat keberhasilan hingga 90 persen.
Apa itu Iron Dome?
Kubah Besi adalah sistem pertahanan segala cuaca dan mobil yang didesain untuk mencegat dan menghancurkan rudal jarak pendek.
Senjata tersebut diklaim mampu merontokkan artileri 155 milimeter yang ditembakkan dari jarak 4 sampai 70 kilometer.
Kubah Besi mencegat roket yang hendak menyasar area padat penduduk, dan termasuk jenis pertama di dunia.
Dikembangkan oleh Rafael Advanced Defence Systems, alutsista itu bisa beroperasi dalam cuaca berkabut, badai pasir, hingga hujan.
Tel Aviv berharap mereka bisa meningkatkan jangkauannya hingga 250 kilometer, dan mampu mencegat target dari dua sisi.