Berita Bolsel

Polisi Temukan Spanduk Ancaman di Lokasi Pembakaran Alat Berat Milik Ko Dragon

Kasus pembakaran alat berat jenis eksavator milik salah satu owner Toko Dragon Kotamobagu, di tambang ilegal Desa Tobayagan, Kabupaten Bolsel.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Spanduk yang dipasang oleh terduga Pembakaran alat berat di Hulu Tambang Tobayagan, Kabupaten Bolsel. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Polisi masih terus mengusut Pembakaran alat berat jenis eksavator milik salah satu owner Toko Dragon Kotamobagu, di tambang ilegal Desa Tobayagan, Kabupaten Bolsel.

Meurut Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto, pihaknya menemukan spanduk bernada ancaman di lokasi pembakaran alat berat tersebut.

Menurut Yuli, pihaknya menduga jika spanduk tersebut dipasang oleh pelaku pembakaran alat berat. 

"Kita sudah temukan spanduk yang berisi ancaman terdebut, dan kemungkinan ini ditulis oleh pelaku pembakaran alat berat tersebut," ujarnya ketika ditemui, Selasa (11/5/2021). 

Ia memastikan jika pihaknya mengusut tuntas kasus tersebut. 

"Pasti kita usut tuntas, sekarang sudah ada beberapa saksi yang diperiksa," ucapnya. 

Perwira dua melati tersebut mengatakan jika kuat dugaan kalau pembakaran alat berat tersebut dilakukan oleh warga yang menolak aktivitas tambang liar di Desa Tobayagan.

Pembakaran alat berat jenis eksavator milik salah satu owner Toko Dragon Kotamobagu, di tambang ilegal Desa Tobayagan, Kabupaten Bolsel.
Pembakaran alat berat jenis eksavator milik salah satu owner Toko Dragon Kotamobagu, di tambang ilegal Desa Tobayagan, Kabupaten Bolsel. (Istimewa.)

"Dugaan kami memang oleh warga yang menolak adanya tambang di Tobayagan," ucapnya. 

Sekedar diketahui, spanduk berisi ancaman tersebut bernada penolakan terhadap pemilik tambang Ilegal di Tobayagan yakni owner Toko Dragon Kotamobagu berinisial FB. 

Pengusaha yang dikenal dengan sapaan akrab Ko Dragon tersebut sudah berulang kali di protes oleh warga karena aktivitasnya di Tambang Ilegal Tobayagan.

Pada spanduk tersebut, Ko Dragon diminta untuk tidak sembunyi-sembunyi melakukan aktivitas tambang di desa mereka. 

Mereka juga mengancam akan membakar lebih banyak lagi alat berat bila ada aktivitas di tambang Tobayagan.

Selain itu, ada pula tuntutan ganti rugi lubang yang diajukan oleh masyarakat untuk Ko Dragon

Sebelumnya, Alat berat jenis eksavator yang terbakar di Tambang Ilegal Desa Tobayagan, Kabupaten Bolsel, Sulawesi Utara

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved