Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lebaran 2021

Idul Fitri Rabu atau Kamis? Cek Hasil Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal Hari ini Selasa 11 Mei 2021

Dari info yang didapat, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penetapan 1 Syawal 1442 H pada Selasa (11/5/2021).

Editor: Indry Panigoro
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Ilustrasi: Petugas Kantor Wilayah (Kanwil) Agama Provinsi DKI Jakarta, tengah memantau hilal awal Ramadhan 1441 H di Kanwil Agama DKI Jakarta, Cawang, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2020). 

Kemudian, pada Kamis, 13 Mei 2021 pagi hari, warga Muhammadiyah akan melaksanakan shalat Idul Fitri.

Selain menetapkan kapan Lebaran 2021, PP Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Zulhijah 1442 H yang di dalamnya dirayakan momen Idul Adha atau hari berkurban.

Ijtimak jelang Zulhijah 1442 H terjadi pada hari Sabtu Pahing, 10 Juli 2021 pukul 08.19.35 WIB.

Artinya, 1 Zulhijah 1442 H menurut PP Muhammadiyah jatuh pada Minggu Pon, 11 Juli 2021.

Selanjutnya, Hari Arafah jatuh pada Senin, 19 Juli 2021 dan Idul Adha jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021.

Puluhan ribu umat muslim memadati kawasan Lapangan Merdeka Balikpapan untuk mengikuti Sholat Ied Idul Fitri 1436 H/2015, Jumat (17/7/2015). (Ilustrasi)
Puluhan ribu umat muslim memadati kawasan Lapangan Merdeka Balikpapan untuk mengikuti Sholat Ied Idul Fitri 1436 H/2015, Jumat (17/7/2015). (Ilustrasi) (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN)

Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 2021

Dikutip dari Kemenag.go.id, Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat (penetapan) awal bulan Syawal 1442 H pada Selasa (11/5/2021) atau 29 Ramadan 1442 H.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dijadwalkan akan memimpin langsung sidang isbat.

Sidang isbat dilakukan mengikuti protokol kesehatan karena masih pandemi Covid-19.

Sehingga, tidak semua perwakilan hadir secara fisik di kantor Kementerian Agama.

"Isbat awal Syawal digelar 11 Mei 2021 atau 29 Ramadan 1442 H secara daring dan luring," terang Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

"Sesuai protokol kesehatan, undangan untuk menghadiri sidang dibatasi, hanya dihadiri Menag dan Wamenag, Majelis Ulama Indonesia, Komisi VIII DPR, serta sejumlah Dubes negara sahabat dan perwakilan ormas," tambahnya.

Meski demikian, panitia juga menyiapkan aplikasi pertemuan dalam jaringan (zoom meeting), baik untuk peserta sidang maupun media.

Dikarenakan, peliputan juga akan dilakukan secara terbatas.

"Kemenag bekerjasama dengan TVRI untuk menjadi TV Pool. Media yang ingin menyiarkan sidang isbat awal Syawal bisa berkoordinasi dengan TVRI," kata Kamaruddin.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved