KKB Papua
KKB Papua Dilabeli Teroris, Disebut Malah Menambah Kekerasan, Ada DOM Tersembunyi, Rakyat Ketakutan
KKB Papua ditetapkan sebagai kelompok teroris, eskalasi kekerasan di Papua disebut akan meningkat dan diduga ada DOM tersembunyi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kemarahan KKB Papua semakin menjadi-jadi setelah ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh pemerintah.
Sederet penyerangan aksi teror dilancarkan KKB Papua.
Pelabelan KKB Papua sebagai teroris menuai kritik dari sejumlah pihak.
Namun, langkah pemerintah menetapkan KKB Papua sebagai militan teroris demi untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ).

Aksi-aksi brutal KKB Papua telah membuat kesabaran pemerintah habis.
Kini pihak pemerintah melalui aparat TNI-Polri ditugaskan untuk meladeni KKB Papua jika melakukan teror dan misi penumpasan telah dibahas.
Pelabelan teroris KKB Papua ditanggapi
Pengamat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Irine Hiraswari Gayatri.
Irine mengatakan, pemberian label teroris terhadap kelompok kekerasan bersenjata (KKB) di Papua berpotensi meningkatkan eskalasi konflik.
Ia menilai pelabelan tersebut tidak akan menyelesaikan masalah yang terjadi di Papua.
“Intinya adalah memang label teroris ini meningkatkan eskalasi konflik di satu sisi,” kata Irine dalam diskusi virtual bertajuk “Mengkaji Penyematan Label Teroris Kepada KKB Papua: Solusi atau Masalah”, Jumat (7/5/2021).
Menurut dia, label teroris terhadap KKB justru makin menciptakan ketakutan di tengah masyarakat setempat.
Lebih lanjut, Irine khawatir pelabelan teroris terhadap KKB di Papua justru menutup dialog.
Sebab, menurutnya, dialog sulit dilakukan dalam situasi yang penuh ketegangan.
“Tidak mungkin dialog bisa dilakukan jika situasi seperti yang ketegangan setiap hari berlarut dan dilakukan oleh banyak orang itu masih terus berlangsung,” ujarnya.
Ia menilai, pemberian label teroris untuk KKB di Papua kemungkinan tidak diimbangi dengan investigasi yang mendalam terkait untuk identifikasi terhadap siapa yang masuk katagori tersebut.