Breaking News:

RHK Jumat 7 Mei 2021

RENUNGAN HARIAN KRISTEN - Ratu "Kafir" pun Memuji Allah

Hikmat raja Salomo membawa berkat bagi banyak orang. Hikmat Salomo juga menyelamatkan pemimpin bangsa-bangsa dan membawa banyak orang

ilustrasi 

1 Raja-raja 10:9
TRIBUNMANADO.CO.ID - Hikmat raja Salomo membawa berkat bagi banyak orang. Hikmat Salomo juga menyelamatkan pemimpin bangsa-bangsa dan membawa banyak orang datang kepada Allah, menyembah dan memuliakan nama-Nya yang tinggi luhur.

Demikian mulia dan agungnya hikmat yang dimiliki Salomo. Dia hidup dalam kemakmuran, kemahsyuran dan kemuliaan, tetapi mendatangkan berkat bagi semua orang dalam kerajaannya. Namun, semua itu bukan untuk kemegahan dirinya, tapi muaranya untuk kemuliaan nama Tuhan.

Ilustrasi Renungan
Ilustrasi Renungan (internet)

Mengapa? Karena dari hikmat Salomo itu, banyak orang mengetahui bahwa sesungguhnya Salomo tidak punya apa-apa. Sebab segala kemegahan dan kemuliaan yang dia dapatkan itu, hanyalah anugerah Tuhan semata. Karena itu, begitu orang melihat hikmat Salomo, mereka memuji-muji Allah.

Itu jugalah yang terjadi pada ratu dari negeri Syeba. Bermaksud datang hendak menguji Salomo dengan teka-teki, dia justeru memuji Allah dalam kebesaran-Nya, setelah tahu bahwa segala sesuatu yang dimiliki Salomo, bersumber dari Dia, Sang Pemilik Hikmat itu.

Demikian firman Tuhan hari ini.
  "Terpujilah TUHAN, Allahmu, yang telah berkenan kepadamu sedemikian, hingga Ia mendudukkan engkau di atas takhta kerajaan Israel! Karena TUHAN mengasihi orang Israel untuk selama-lamanya, maka Ia telah mengangkat engkau menjadi raja untuk melakukan keadilan dan kebenaran." (ay 9)_

Hikmat Salomo telah membawa banyak orang bertobat dan percaya kepada Allah. Mereka memuji Allah karena perbuatan-Nya yang ajaib, dahsyat dan luar biasa.

Bukan hanya Ratu Makeda (ratu negeri Syeba) yang menjadi percaya kepada Allah dan mengungkapkan "credo" (pengakuan iman) kepada Allah. Tapi semua pasukan yang mengikuti dia juga percaya kepada Allah. Bahkan seluruh penduduk negeri Syeba (kini Ethiopia) menjadi percaya kepada Allah Salomo yang juga Allah kita saat ini. Dialah yang patut dipuji, disembah, dimuliakan dan diagungkan selama-lamanya.

Ratu negeri Syeba yang "kafir" atau tidak percaya, dibuat percaya kepada Allah, karena melihat hikmat dari Salomo. Mereka menyaksikan teladan hikmat raja Salomo yang adalah soko guru kehidupan bagi mereka. Dan, bukan hanya Salomo yang mempraktikan hikmat itu, tapi semua seisi kerajaannya. Sehingga dari perbuatan mereka, nama Tuhan selalu dimuliakan.

Itulah juga yang seharusnya terjadi pada diri dan kehidupan orang beriman kepada Kristus, Tuhan kita. Hendaknya kita mempraktikan dan mewujudkan hikmat dari Tuhan itu dalam hidup kita, di mana saja kita berada dan ke manapun kita pergi. Hendaklah kita menunjikan sikap hidup berhikmat.

Sebab, orang Kristen yang benar adalah orang yang hidup dalam hikmat. Jadi orang berhikmat adalah orang-orang yang mewujudkan dan melakukan kehendak Tuhan dalam hidupnya, dalam ketaatan penuh pada-Nya.
Jadi, hidup berhikmat adalah ciri khas atau identitas kehidupan orang percaya. Dengan demikian, hikmatnya itu akan menjadi "penginjilan yang nyata" bagi semua orang, termasuk orang-orang yang belum mengenal Kristus.
Buatlah orang-orang yang ada di sekitar kita dan melihat sikap hidup kita mengenal Kristus dari perbuatan kita. Sehingga, akan banyak "ratu negeri Syeba masa kini" yang menjadi percaya kepada Kristus dan datang memuji dan memuliakan nama Tuhan kita.

Artinya di sekitar kita saat ini, banyak orang belum mengenal Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia. Merekalah "ratu Syeba di zaman now." Mereka belum tahu bahwa Kristuslah Jalan kebenaran dan hidup. Mereka juga belum tahu tentang bagaimana hikmat dari Tuhan dan kasih yang diajarkan-Nya bagi kita. Kita harus memperkenalkan Kristus kepada semua orang sesuai amanat agung dalam Matius 28:19-20, dalam keteladanan dan kasih yang sungguh dan tak terbatas, tanpa pilih kasih.

Beritakanlah Injil dan ajarkanlah semua orang tentang siapa Kristus, dengan cara hidup berhikmat yang didasari pada kasih Allah, seperti yang diteladankan Salomo.

Itulah tugas kita sebagai keluarga dan umat Kristen. Nyatakanlah identitas hidup berhikmat kita itu dalam setiap jejak langkah hidup kita. Itulah yang Tuhan inginkan dari kita. Jika kita melakukannya, maka kita akan dipakai Tuhan lebih heran lagi untuk kemuliaan nama-Nya. Amin

 DOA: Tuhan Yesus, tolonglah kami agar hidup sesuai identitas Kekristenan, yakni hidup berhikmat dalam terang firman dan kasih-Mu. Amin

Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved