Breaking News:

Berita Bolsel

Generasi Muda Pintadia Gotong Royong Siapkan Tradisi Simpiro Soga

Generasi Muda Desa Pintadia, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), mempersiapkan tradisi Malam Pasang Lampu

Tribun Manado / Nielton Durado
Para generasi muda Desa Pintadia ketika menyiapkan tradisi Simpiro Soga, Kamis (6/5/2021) sore tadi.  

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Generasi Muda Desa Pintadia, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), mempersiapkan tradisi Malam Pasang Lampu di akhir bulan Ramadhan 1442 Hijriah.

Tradisi yang biasa disebut Simpiro Soga ini dipersiapkan dengan bergotong royong.

Menurut Ketua Pemuda Desa Pintadia Hermanto kombu mengatakan jika tradisi ini sudah dilakukan setiap tahunnya. 

Ia mengaku jika kegiatan tersebut dilaksanakan untuk melestarikan tradisi Simpiro Soga di 3 malam terkahir Ramadan.

Baca juga: Sehari Sebelum Lakalantas Maut Tanjakan Munte Minsel, Keluarga Alami Pertanda Buruk

“Kami berinisiatif untuk mengambil bambu dan selanjutnya menata di pekarangan warga dengan harapan bisa serasi dan indah dipandang mata nantinya,” ujarnya ketika ditemui Tribun Manado, Kamis (6/5/2021) di Desa Pintadia

Hermanto menambahkan jika sudah menjadi tugas dari generasi muda untuk selalu menjaga tradisi seperti ini. 

"Agar supaya tak cepat hilang ditelan perkembangan zaman, dan tetap ada hingga generasi selanjutnya," ungkapnya. 

Dirinya juga mengajak para anak muda di Kabupaten Bolsel untuk turut serta melestarikan tradisi yang ada di desanya masing-masing. 

Baca juga: Profil Sapri Pantun, Komedian yang Dulunya Penjual Bubur Ayam, Mulai Karir di Lenong Tahun 1993

"Supaya generasi selanjutnya tahu seperti apa tradisi yang ada di Bolsel," tegasnya. 

Kegiatan tersebut juga diapresiasi Sangadi (Kepala Desa) terpilih periode 2021-2027 Husen Bilondatu.

Ia mengatakan gerakan pemuda seperti ini harus direspon dan didukung pemerintah untuk melestarikan tradisi dan merawat budaya. 

Apalagi sudah banyak masyarakat yang mengganti lentera tradisional dengan rangkaian lampu warna-warni yang menggunakan listrik.

Baca juga: 473 Siswa Ujian Pakai Handphone, Wali Kota Bitung Maurits Mantiri Apresiasi Sistem Digital

“Menerima modernisasi adalah hal yang baik, tapi jangan sampai menggerus tradisi kita," kata Husen. 

"Masyarakat yang kuat adalah masyarakat yang mampu menjaga dan melestarikan budaya positif yang telah diwariskan nenek moyang kita,” tandasnya. (Nie)

 YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Nielton Durado
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved