Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liga Champions

Final Liga Champions Rasa Liga Inggris, Pep Guardiola Harus Waspada, Tuchel Siapkan Kryptonite

Stadion Olimpiade Istanbul akan menjadi tempat di mana The Blues akan bermain melawan Manchester City pada 29 Mei 2021.

Editor: Fistel Mukuan
Pep Guardiola dan Thomas Tuchel 

Chelsea

Mendy (7), Azpilicueta (7), Silva (8), Rudiger (7), Christensen (8), Chilwell (7), Kante (10), Jorginho (8), Havertz (7), Mount (8), Werner (8).

Bench: Pulisic (8), James (6), Ziyech (6), Isco (7), Williams (6).

Real Madrid

Courtois (9), Mendy (6), Ramos (6), Militao (6), Nacho (6), Casemiro (6), Kroos (6), Modric (6), Hazard (6), Vinicius (5), Benzema (6).

Bench: Asensio (6), Rodrygo (6), Valverde (6), Mariano (5), Dalot (5).

Chelsea memastikan diri jadi penantang Manchester City di partai final Liga Champions setelah menyingkirkan Real Madrid dengan agregat 3-1.

Pep Guardiola dan Thomas Tuchel
Pep Guardiola dan Thomas Tuchel ()

Chelsea mengulang sukses menembus final Liga Champions seperti yang terakhir kali mereka capai pada musim 2011/2012,  setelah meraih kemenangan 2-0 pada
semifinal leg kedua di Stamford Bridge, Kamis (6/5), melalui gol Timo Werner (28') dan Mason Mount (85').

Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 di semifinal leg pertama di Stadion Alfredo Di Stéfano, Rabu (28/4).  

Sedangkan Manchester City lolos ke partai
final setelah menyingkirkan wakil Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) dengan agregat 4-1.

Kecemerlangan barisan lini serang Manchester City sudah lama terbentuk, di sisi lain mereka memiliki barisan lini belakang yang solid dengan hanya kebobolan
empat gol dalam 12 pertandingan yang dimainkan sejauh ini.

Paling menonjol ialah catatan mereka di babak penyisihan grup, sebab Manchester City menorehkan rekor pertahanan terbaik dengan hanya kebobolan satu gol.

Menunjukkan solidnya lini pertahanan The Citizen menyusul perekrutan Ruben Dias yang diduetkan dengan John Stones di jantung pertahanan.

Setelah memenangkan Grup C, mereka membukukan kemenangan kandang dan tandang melawan Gladbach dan Dortmund, sebelum memastikan tempat mereka di final dengan
dua kemenangan luar biasa atas finalis 2020, Paris Saint-Germain.

Menilik strategi yang mereka mainkan, Josep Guardiola telah menggunakan sistem false-nine dengan efek yang luar biasa musim ini, dengan Riyad Mahrez, Phil
Foden, Bernardo Silva, Kevin De Bruyne dan bahkan Ilkay Gündoğan semuanya bergiliran sebagai ujung tombak serangan City.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved